SEMARANG, Mediajateng.net – Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang memperkirakan, puncak hujan akan muncul pada bulan Januari 2019 dengan peningkatan curah hujan meninggi sampai 300 hingga 400 milimeter.

Peningkatan curah hujan di Kota Semarang sendiri setidaknya telah terlihat mulai Senin (3/12/2018). Hujan yang mengguyur Kota Semarang selama kurang lebih tiga jam telah menyebabkan genangan di beberapa titik akibat curah hujan yang meningkat dari biasanya.

Pemerintah Kota Semarang sendiri melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bergerak cepat dengan mengaktifkan seluruh rumah pompa serta memfungsikan pompa-pompa portable yang dimiliki. Kepala Dinas DPU Kota Semarang, Iswar Aminudin mengatakan, sekitar 19 unit pompa penyedot air diaktifkan untuk mengatasi genangan di sepanjang ruas jalan Kaligawe.

“Adapun salah satu titik terdampak peningkatkan curah hujan di Kota Semarang yang menjadi konsentrasi adalah Jalan Raya Kaligawe. Seperti di belakang Terminal Terboyo, di depan Masjid Ngilir, di bawah jembatan jalan Tol Kaligawe, serta beberapa titik lainnya,” ujarnya kemarin.

Di sisi lain terkait adanya genangan air yang tinggi pada beberapa jalan di Kota Semarang akibat meningkatnya curah hujan dari biasanya, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan jika pembangunan ‘saluran gendong’ di tepi jalan menjadi salah satu solusi yang sedang dikerjakan.

Dengan dibangunnya ‘saluran gendong’ tersebut dirinya meyakini jika genangan air di jalan dapat tertampung di tepi jalan untuk kemudian mengalir masuk ke saluran inlet. Untuk itu Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang tersebut menegaskan jika pembangunan ‘saluran gendong’ di Kota Semarang akan dibarengi dengan penambahan serta pelebaran saluran inlet.

“Kita sudah mulai tahun ini dengan membangun saluran gendong, crossing, peningkatan inlet serta drainase di jalan Pahlawan yang akan diteruskan sampai ke jalan Achmad Yani dan Ahmad Dahlan,” jelas Wali Kota Semarang yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dirinya pun menargetkan adanya sistem tersebut, genangan yang terjadi pada jalan-jalan di Kota Semarang karena debit air yang tinggi dapat teratasi. (ot/mj)