SEMARANG, Mediajateng.net – Komisi C DPRD Kota Semarang meminta saluran air di depan kawasan Rumah Sakit Tlogorejo Semarang, segera dibongkar baik sisi beton maupun plat besinya. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Kadarlusman, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi.

 
Kadarlusman menegaskan bahwa parkir yang berada di atasnya pun harus dibongkar. “Parkir rumah sakit tersebut harus segera dibongkar karena sesuai aturan, di atas saluran dilarang ada bangunan. Selain harus terbuka, penutupan saluran juga akan menggangu kelancaran arus air dan menyulitkan kegiatan pembersihan sedimentasi saluran,” ujarnya.
 
Ditambahkannya, Komisi C DPRD Kota Semarang akan menganggarkan dana melalui dinas PSDA untuk pembangunan talud supaya saluran tersebut kondisinya lebih bagus. Apalagi saat ini pihak rumah sakit sudah membangun lahan parkir bertingkat yang lebih besar dan representatif.
 
Kondisi di lapangan lahan parkir tersebut terlihat berdiri di atas saluran sepanjang 90 meter dan lebar 6 meter. Sebagian saluran ditutup dengan dibeton sedangkan sebagian lagi menggunakan plat besi yang terlihat sudah karatan. 
“Komisi C DPRD Semarang rencananya akan memanggil managemen rumah sakit Tlogorejo pada Kamis (3/11) besok. Diharapkan dengan pemanggilan tersebut pihak rumah sakit  bisa memaparkan konsep taman yang akan dibuat, asalkan tetap tidak boleh menutup saluran tersebut,” tandasnya.
 
Sementara Manager Operasional Rumah Sakit Tlogorejo Semarang Khoe Ju Tjay mengatakan, pihaknya akan segera membongkar lahan parkir di atas saluran yang melanggar aturan tersebut.
Namun saat ini pihaknya masih akan menunggu Pemerintah Kota Semarang karena rencananya setelah dibongkar akan dibangun taman. 
“Ada beberapa konsep pembangunan taman dari Pemerintah Kota Semarang dan rumah sakit. Adapun konsep pembangunan tamannya, memungkinkan taman dibuat diatas saluran namun tetap terbuka,” pungkasnya. (MJ-036)

Comments are closed.