Grobogan, Mediajateng.net – Selain Aries Susanti, nama harum Kabupaten Grobogan juga dibawa atlet Para Cycling dalam ajang Asian Paragames 2018, Sri Sugiyanti. Perempuan asal Desa Sengonwetan, Kecamatan Gabus itu memperoleh tiga perak dan satu perunggu melalui cabang olahraga balap sepeda khusus penyandang disabilitas. Atas prestasinya tersebut, Pemkab Grobogan turut mengapresiasi prestasi perempuan yang akrab disapa Yanti ini.

Bertempat di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (19/10/2018), Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni menyambut sekaligus memberikan tali asih kepada Yanti. Dihadiri jajaran FKPD Kabupaten Grobogan, pengurus KONI Grobogan serta komunitas NPC Grobogan, acara penyambutan ini berlangsung khidmat.

Dalam sambutannya, Sri Sumarni mengucapkan selamat atas prestasi Yanti di kancah Asian Para Games 2018 kemarin. “Saya atas nama pribadi, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Grobogan mengucapkan selamat kepada Mbak Sri Sugiyanti atas prestasi yang diraih dalam cabang olahraga balap sepeda di Ajang Asian Para Games 2018 kemarin. Kami bangga punya generasi muda seperti Mbak Sri Sugiyanti dan semoga prestasi yang diperoleh mampu membangkitkan semangat para atlet Kabupaten Grobogan untuk mengukir prestasi di event-event lainnya,” kata Sri Sumarni.

Sri Sumarni juga menambahkan, dua atlet dari Kabupaten Grobogan telah mengharumkan daerah ini di dua ajang olahraga yang berbeda. Yakni Aries Susanti, atlet panjat tebing yang memperoleh medali emas di ajang Asian Games 2018 dan Sri Sugiyanti, atlet balap sepeda di event Asian Para Games 2018.

“Ini membuktikan bahwa Kabupaten Grobogan memiliki bibit unggul yang dapat bersaing di ajang internasional,” ungkap mantan Ketua DPRD Kabupaten Grobogan tersebut.

Jika Aries Susanti disambut dengan kirab dari GOR Simpang Lima ke Pendopo Kabupaten Grobogan. Berbeda dengan Sri Sugiyanti yang disambut di Pendopo Kabupaten Grobogan. Sri Sumarni memaparkan, penyambutan sederhana ini dimaksudkan sebagai wujud dan harapan dari adanya penyambutan ini untuk memotivasi dan memberi inspirasi kepada kaum muda di Kabupaten Grobogan.

“Saat ini Pemerintah Daerah belum banyak memberikan penghargaan yang layak untuk Mbak Sri Sugiyanti atas prestasinya yang gemilang ini. Namun, saya berharap ini mampu menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan berprestasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan tali asih senilai Rp 100 juta yang diserahkan kepada Sri Sugiyanti. Terlihat aura bahagia terpancar dari senyuman atlet penyandang tuna netra sejak SD karena penyakit glaukoma. Meski harus dibimbing orang-orang sekitarnya, Sri Sugiyanti maju dan menerima penghargaan tersebut.

“Saya senang mendapatkan penghargaan ini. Terima kasih kepada Ibu Bupati yang telah memberikan dukungan melalui tali asih ini kepada saya. Terima kasih juga kepada masyarakat Kabupaten Grobogan. Saya tidak menyangka diberikan dukungan dari semua orang. Apapun yang terjadi pada saya, saya akan tetap semangat,” kata Yanti, usai menerima penghargaan tersebut. (Ag-Mj)