Semarang-mediajateng.net

Guna untuk tidak mengulangi kesalahan mengacu pada kasus yang terjadi di Lubuk Linggau Sumatera Selatan terkait tindakan Diskresi Kepolisian dalam menghadapi kondisi di lapangan, Petugas gabungan Polrestabes Semarang melakukan Pelatihan Diskresi Kepolisian, Jum’at (12/5).

Dari keterangan Kapolrestabes Semarang Kombes Abioso Seno Aji mengatakan pelatihan Diskresi ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah Diskresi yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan yang tahap dua nantinya yang sudah sesuai stsndar

” Pelatihan Diskresi ini untuk untuk melakukan standarisasi operasional prosedur di lapangan sehingga tindakan yang dilakukan anggotanya dalam melakukan Diskresi bisa tepat dan tidak merugikan masyarskat,”

Pada pelatihan Diskresi ini di skenariokan bahwa ada masyarakat yang mengalami tindakan kriminal berupa perampasan sepeda motor. Korban yang menggunakan aplikasi Panic Button langsung direspon dengan tindakan melakukan penyisiran oleh Tim Elang.

Dalam penyisiran tersebut tim gabungan berhasil menangkap satu pelaku namu disaat yang bersamaan rekan pelaku hendak melukai Polisi yang menangkap dengan memggunskan senjata tajam jenis belati, Namun disaat yang tepat Tim Elang langsung melumpuhkan dengan tindakan Diskresi yaitu dengan menembak. (MJ-303)