SEMARANG, Mediajateng.net, – Tak ingin biasa-biasa saja, Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Moch Imron, akan menggelar pelantikan kepengurusan organisasi periode 2019-2023 secara terbuka di outdoor pada akhir Desember 2019 mendatang.

Pemuda Pancasila Kota Semarang di bawah kepemimpinannya ingin melakukan sejumlah terobosan baru, salah satunya dalam hal pelantikan para pengurus. Moch Imron menilai, jika biasanya pelantikan pengurus organisasi digelar di hotel, kali ini pihaknya ingin mencoba suasana baru.

Dirinya ingin kedepan antara para pengurus organisasi dengan masyarakat dapat lebih dekat. Karena sesungguhnya ormas dan masyarakat itu satu dan tidak ada jarak.

“Kami lahir di masyarakat sehingga keberadaan ormas kami pun harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu pelantikan digelar ditengah masyarakat. Entah itu di tempat terbuka, lapangan atau di halaman kantor pemerintahan,” ujarnya usai temu perdana pengurus baru di Gedung Serbaguna Balaikota Semarang, Kamis (14/11).

Imron berharap dengan adanya pelantikan di tempat terbuka, nantinya semua perencanaan dan program kerja yang dilakukan sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah setempat.

“Semoga program kerja kami betul-betul nyambung dengan kepentingan dan perasaan masyarakat pada umumnya dan bisa bersinergi dengan pemerintah dalam membangun kota,” harapnya.

Lebih lanjut orang nomer satu di kepengurusan Pemuda Pancasila Kota Semarang ini menambahkan, setelah dilakukan pelantikan, agenda selanjutnya yakni fokus pada pembenahan organisasi, termasuk program-program baik program jangka pendek maupun jangka panjang.

“Setelah pelantikan, agenda selanjutnya akan digelar Rakercab, dimana dalam Rakercab itu akan dibahas program-program apa saja yang akan dikerjakan, sekaligus pendataan terhadap anggota yang ada,” jelasnya.

Selain Rakercab, pengurus MPC PP Kota Semarang juga akan menggelar silaturahmi ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang ada di Kota Semarang.

“Total ada 16 PAC, kami akan sambangi satu per satu. Tujuannya apa? Untuk menyerap aspirasi dari PAC dalam rangka menjalankan roda organisasi hingga akar,” ungkapnya.

Pendataan anggota, menurut Imron juga sangatlah penting. Hal ini mengingat, dari sekian banyak anggota Pemuda Pancasila Kota Semarang, hanya 5 ribu anggota yang memiliki kartu keanggotaan.

“Kota Semarang yang ber KTA baru 5 ribu. Kedepan akan dilakukan pendataan, mulai dari ranting-ranting. Minimal dari anak ranting memiliki 10 anggota,” imbuhnya. (ot/mj)