SEMARANG, Mediajateng.net – Puluhan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang mengunjungi Panti Asuhan Cacat Ganda Al Rifdah Tlogomulyo Semarang, Jumat sore (22/11). Kunjungan ini merupakan program kegiatan “Jumat Berkah” yang telah lama menjadi agenda rutin organisasi kurang lebih dalam dua tahun terakhir ini.

Hadir di acara tersebut beberapa pengurus yakni Adhyatma Teguh Wibowo (Sekertaris MPC PP Kota Semarang), Aditya Pratomo (Bendahara MPC PP Kota Semarang), Ketua PAC PP Semarang Tengah Agus Setiawan dan puluhan anggota dan kader.

Ketua PAC Semarang Tengah Agus Setiawan mengatakan, kegiatan bakti sosial ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa empati dan peduli terhadap sesama, terutama kepada para penyandang disabilitas ganda.

Menurutnya, para penyandang disabilitas mengalami keterbatasan untuk melakukan kegiatan, apalagi mereka yang masih kanak-kanak. Untuk itu, dibutuhkan perhatian ekstra dan kesabaran luar biasa dalam melakukan perawatan.

“Begitu datang, kami langsung menuju kamar anak-anak dan kami salut dengan kesabaran para pengurus dan pengasuh di sini. Mereka telaten dalam merawat anak-anak,” katanya.

Oleh karena itu, Pemuda Pancasila merasa perlu berbagi kebahagiaan dengan memberi bantuan sosial berupa beras, mie instan dan kebutuhan lain seperti obat-obatan dan makanan khusus bagi para penyandang disabilitas ganda.

“Insyaallah acara seperti ini akan kita gencarkan lagi di panti ini dan panti lainya,” ujarnya.

Sementara itu wakil pemilik Panti Asuhan Al Rifdah Maula Neneng mengatakan, saat ini kurang lebih ada 100 anak-anak dan remaja yang menghuni panti tersebut. Ia menambahkan merawat anak cacat ganda butuh kesabaran ekstra dan ketelatenan.

‘Dan kami pun harus merawat dengan penuh kasih sayang karena mereka juga ingin diperhatikan layaknya anak-anak normal,” ungkapnya.

Dengan adanya bantuan dari pihak lain, seperti dari ormas Pemuda Pancasila Kota Semarang, Neneng mengakui bisa meringankan beban sosial-ekonomi sekaligus mental dari keluarga penderita cacat ganda.

“Dan kami sebagai pengelola panti juga jadi terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,”pungkasnya. (ot/mj)