Peduli Lansia, Yukata Sumbangkan 44 Kasur ke Panti Wredha

Semarang, Mediajateng.net- Tidak saja memberi kenyamanan kepada konsumen, namun Yukata juga memberikan kenyamanan bagi sebanyak 40 nenek di panti Lansia, Ngalian.

Pemberian sumbangan kasur yang nyaman produk dari brand asal Jepang yang diproduksi di Klaten, Jawa Tengah itu juga diharapkan mampu meningkatkan khualitas istirahat nenek yang lebih banyak berkegiatan ditempat tidur dibandingkan diluar lingkungan.

Owner Yukata, Okan Cornelius mengatakan, kasur yang diberikan merupakan bagian dari sumbangan pembeli.

“Pembeli menyumbang Rp 5.000 dari tiap kasur yang dibeli. Dan kenapa kami memberi sumbangan berupa kasur bukan sembako, hal ini karena sudah banyak pihak yang memberi sumbangan dalam sembako dan alasan pemberian kasur ini untuk memberikan kenyamanan dan kesehatan kepada penghuni Panti Wredha Harapan Ibu,” katanya.

Kunjungan pemilik perusahaan dengan membawa kasur sebanyak yang warga yang menghuni panti yang beralamat di Ngaliyan, di Kota Semarang juga memberi semangat baru bagi nenek yang hampir satu tahun tidak keluar kamar.

“Karena Saya saat ini bergerak di bidang produksi tempat tidur maka sudah seharusnya Yukata bergerak memberikan kasur yang mudah-mudahan bisa memberi kenyamanan bagi mereka, apalagi saat team saya mengecek lokasi memang membutuhkan kasur yang lebih layak,” katanya.

Selain itu, model dan bintang sinetron era tahun 2000 an itu juga mengaku mendapat kabar, bahwa para penghuni Panti Wredha Harapan Ibu sudah terisolasi 7 bulan lebih akibat pandemi.

“Saya dapat kabar, mbah-mbah ini sudah terisolasi karena pandemi, apalagi aktifitas mereka hampir seluruhnya di kasur. Dengan pemberian kasur Yukata semoga hari-hari mereka menjadi lebih berwarna,” tambahnya.

Okan menjelaskan, Yayasan Yukata yang dirintisnya ini memang bergerak di bidang donasi, terutama mengenai bencana.

“Kebanyakan donasi bagi korban bencana itu sembako, padahal mereka juga membutuhkan barang lain seperti kasur misalnya,” tambah Okan.

Sementara itu ketua Yayasan Sosial Harapan Ibu Semarang, Titik Suseno menyambut baik pemberian bantuan kali ini, karena dengan adanya kasur baru bisa membuat kesehatan penghuni menjadi lebih baik.

“Saat ini memang yang paling dibutuhkan adalah tempat tidur. Sebelum ada donasi dari Yukata ini, kami sudah menyicil membeli tempat tidur namun karena ada bantuan kami sangat bersyukur,” kata Titik Suseno.

Dari 40 penghuni, belum lama lalu dua nenek telah meninggal dunia. Namun, saat ini kapasitas hunian juga telah kembali penuh.

“Kami hanya bisa menampung 40 lansia. Tidak hanya menunggu meninggal, bamun mereka juga diajak untuk tetap hidup sehat dengan berbagai kegiatan termasuk jalan jalan dilingkungan panti. Namun, sejak ada covid mereka tidak boleh keluar. Kita mrmang membatasi karena lansia rentan terhadap penyakit terutama covid,” tambahnya.

Kendati sebagaian merupakan hasil penindakan Satpol PP. Namun, dititipkan di panti bukan berarti dipenjara hanya untuk menunggu meninggal.

“Disini tinggal dan makan geratis. Kadang diajak jalan dan keluar lingkungan panti hal itu agar nenek tetap sehat dan gembira. Menu makanan kita jaga dan khusus masa pendemi kita jaga kegiatan dan kunjungan agar bisa meminimalisasi kemungkinan masuknya kuman maupun virus dari luar,” tambahnya.

“Tdak semua hasil penindakan Satpol PP, ada juga yang memang dititipkan oleh keluarganya tapi yang jelas semua ber identitas Kota Semarang,” tambahnya.mj/50