SEMARANG, mediajateng.net, – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, satu bulan menjelang pemilu dirinya mengaku tidak khawatir dengan masyarakat Kota Semarang yang sudah melek politik.

Maka, tidak mungkin pada malam 17 April mendatang warga akan dengan mudah menerima serangan fajar sebelum Pileg dan Pilpres di gelar.

“Masyarakat Kota Semarang sudah sangat pintar, hari ini mereka saya yakin tidak akan memilih orang-orang yang pakai money politik,” ungkap pria yang akrab disapa Hendi itu, Senin (18/3).

Bisa jadi, Hendi mengungkapkan, warga bisa menerima uang money politik serangan fajar itu namun tidak memilih calonnya.

Hendi menjelaskan jika masyarakat cerdas saat ini hanya membutuhkan figur pemimpin yang mau turun ke bawah dan mengerti kebutuhan warganya.

“Karena yang dibutuhkan masyarakat Semarang adalah pemimpin-pemimpin yang akan mampu membangun kota ini dengan baik. Sering menyapa masyarakat, sering turun ke bawah itu jauh lebih penting dibanding sekedar Rp 20 ribuan atau Rp 50 ribuan saja,” jelasnya.

Hendi yang juga Walikota Semarang itu pun mengajak segenap relawan, khususnya relawan Bravo 5 di Jateng untuk memenangkan Jokowi. Termasuk mengapresiasi upaya relawan Bravo 5 melakukan sosialisasi sosok Jokowi dengan cara door to door. (ot/mj)