SEMARANG, Mediajateng.net, – Panitia penyelenggara Musyawarah Kota Komite Nasional Pemuda Indonesia (Muskot KNPI) Kota Semarang akan memperketat aturan soal surat rekomendasi dukungan kepada calon ketua. Hal ini disampaikan Ketua KNPI Kota Semarang, Choirul Awaludin, menanggapi persiapan jelang Muskot KNPI Kota Semarang yang akan digelar di Grend Edge, Semarang, Jumat, (29/11/2019).

Menurutnya, aturan tersebut diberlakukan bertujuan untuk menghindari kerancuan aturan yang berpotensi membuat Muskot tidak berjalan kondusif. Selama ini kata dia, banyak terjadi kasus rekomendasi ganda. Misalnya, satu OKP merekomendasikan dua orang untuk bisa menjadi calon ketua.

“Jadi sebelumnya akan kami verifikasi terlebih dahulu, jika ada surat rekomendasi dukungan calon yang dobel akan kami anggap tidak sah atau gugur Karena dinilai mempermainkan calon. Surat rekomendasi dukungan harus dipertegas dari siapa ke siapa, hanya satu rekomendasi. Ini untuk menegakkan aturan yang tegas dan jelas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Awaludin mengatakan, surat rekomendasi dukungan memang penting bagi seseorang yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua KNPI Kota Semarang. Minimal, setiap calon yang akan maju harus memiliki surat rekomendasi dukungan 20 persen dari 93 pemilik suara.

“Surat rekomendasi dukungan itu wajibnya ada unsur tiga Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) dan enam Organisasi Kepemudaan (OKP) tingkat nasional, dan sisanya bebas. Jika tak memenuhi syarat dukungan, calon akan dianggap gugur,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Panitia Muskot KNPI Kota Semarang Cahyo Adi Widodo mengatakan, pihaknya juga akan mengantisipasi jika ada protes atau persoalan lain di Muskot, dengan menyiapkan pengamanan. Dalam Muskot KNPI nanti, akan dimulai pukul 14.00, dan diawali dengan menggelar dialog kebangsaan.

“Terkait dinamika yang terjadi jelang Muskot, saya kira itu hal yang wajar. Ada beberapa nama calon yang memang sudah mulai bergerilnya untuk maju di pemilihan ketua baru periode 2019-2022,” katanya.

Total, nantinya akan ada 92 hak suara yang berhak memilih ketua, baik dari OKP, DPK, DPD I KNPI Jateng, DPD II KNPI Kota Semarang.

Sebagai informasi, jelang Muskot KNPI Kota Semarang, sudah ada beberapa nama bakal calon yang telah mengisyaratkan untuk maju di pemilihan ketua KNPI Kota Semarang. Kandidat ketua KNPI yang mulai muncul yaitu Aditya Pratomo (mantan Ketua Hipmi Kota Semarang), Arif Rahman (Sekretaris KNPI) dan Sugeng Hadianto (wakil Ketua KNPI). (ot/mj)