Semarang-mediajateng.net

Sebuah Pabrik pengolahan kayu UD Permata Furni di Desa Bubakan RT 01 RW 02, Bubakan, Mijen terbakar, Minggu (11/6) sekira pukul 16.00. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar.

Informasi yang dihimpun, pabrik milik Erie Sasmito (49), warga yang tinggal di Jalan Bukit Tunggal 6 Blok C 3A, Beringin, Ngaliyan kota Semarang ini diduga terjadi lantaran korseleting pada kabel di ruang sending atau pengamplasan yang berada di lantai II. Percikan api yang muncul dari kabel yang mengalami kosleting tersebut kemudian jatuh ke ruang bawah tempat olahah kayu yang sudah siap jual.

“Kabel di ruang sending korset lalu mengeluarkan percikan api dan percikannya jatubh ke bawah,” ungkap Reinalidi (19), karyawan pabrik tersebut, saat berada dilokasi.

Percikan api tersebut dengan cepat membesar hingga melumat habis meja, lemari berbahan kayu jati yang siap untuk dipasarkan. Tak hanya itu api yang terus membesar itu kemudian terus
merambat hingga membakar berbagai ruangan di pabrik pengolahaan kayu tersebut.

Sebelum kejadaian tersebut dilaporkan ke
Mapolsek Mijen dan dilanjutkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Reinaldi dan karyawan lain yang berada di lokasi berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun upaya mereka tidak membuahkan hasil. Beruntung petugas pemadam kebakaran dengan mengerahkan lima mobil pemadam tak lama tiba di lokasi.

Mereka langsung begerak untuk memadamkan api tersebut. Sekitar 60 menit berjibaku, api yang melumat habis olahan kayu tersebut bisa dijinakan.

Kapolsek Mijen Kompol Baihaqi mengatakan, setelah api dipastikan padam pihaknya kemudian bergerak untuk melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Olah TKP sudah dilakukan, belum diketahui penyebabnya karena masih dalam pengembangan. Tapi dari informasi sejumlah saksi sebelum terbakar ada salah satu jaringan kabel di pabrik ini yang korseleting,” ungkapnya.

Baihaqi membeberkan, beruntung saat kejadian tersebut hanya ada beberapa karyawan yang melakukan aktivitas tersebut.

Hingga berita ini diturunkan sisa api kembali membesar. Petugas pemadam kebakaran yang masih berjaga di lokasi hingga saat ini masih berusaha memadamkan api (MJ-303)