KENDAL, Mediajateng.net – Komunitas Musik Kendal (Komik) baru-baru ini menyelenggarakan “dakwah” musik melalui KomiKlinik #1. KomiKlinik #1 ini fokus pada klinik gitar dari gitaris fuzzion asal Surabaya, Edwin Mclean di Kafe Walet Pondok Ijo Weleri.
Menurut Naka, KomiKlinik ini merupakan program edukatif dari Komik yang akan berkelanjutan. Tidak hanya pada klinik gitar maupun pada aliran gitar fuzzion saja, nantinya juga ada alat musik dan aliran (genre) lain. “Selanjutnya kami pun akan menyelenggarakan acara serupa ini tidak hanya di kafe saja. Nanti KomiKlnik semacam ini pun akan kami gelar di sekolah-sekolah, kampus, bahkan di kampung-kampung dan tempat mana pun yang nantinya memungkinkan untuk kami tempati sebagai tempat acara,” ungkap Naka.
Sementara itu, Muhammad Farid Mustofa, wakil ketua Komik, pengelola Selecta Music Studio Patebon Kendal mengatakan, di Kendal sendiri acara klinik semacan ini sangatlah perlu. Mengingat bermusik tidak hanya selesai pada tahapan sekadar bisa memainkan sebuah lagu. Tidak cukup itu, namun harus sanggup menciptakan karya serupa atau bahkan mengembangkannya dengan teknik dan metode-metode tertentu. “Ini kali pertama saya mengisi klinik musik di kota Kendal. Saya rasa KomiKlinik ini juga acara pertama yang ada di Kendal. Belum ada sebelumnya acara semacam ini. Memang perlu sekali sebuah klinik diselenggarakan, agar membentuk musisi-musisi yang tangguh dan mampu menjadi musisi sejati,” tutur dia.
Acara Komikklinik #1 tersebut kian meriah dengan obrolan kehidupan seorang gitaris yang tertuang dalam novel karya Edwin Mclean, Menjadi Gitaris. Dalam perjalanannya, edwin telah melahirkan tiga buah buku. Selain novel tersebut, telah terbit Guitarology dan Improvisasi dalam Jazz. “Dari buku ketiga saya ini, Menjadi Gitaris, barangkali buku yang cukup aneh dari dua buku sebelumnya yang saya terbitkan, karena ini buku novel, yang sangat jarang sekali dilakukan oleh gitaris-gitaris. Namun setidaknya isi novel ini masih sangat dekat dengan kehidupan para gitaris. Dari mulai kenapa seseorang masih berpegang teguh untuk memilih menjadi gitaris, hingga persoalan dalam lingkungan komunitas bermusik, musisi-musisi legendaris yang patut dijadikan inspirasi dan banyak lagi kisah-kisah terkait dunia gitaris. Termasuk pula sederet peristiwa dunia pemanggungan dan kisah-kisah musisi yang berhasil dan bahkan yang gagal pula,” terang Edwin Mclean. (MJ-017)

1 KOMENTAR

Comments are closed.