GROBOGAN- mediajateng.net

Sepandai-pandainya pecandu narkoba jenis sabu bersembunyi untuk menikmati narkotika jenis sabu. Bendod, perangkat desa di desa Kedungjati’ Kecamatan Kedungjati akhirnya ditangkap Sat Narkoba Polres Grobogan.

Tersangka ditangkap bersama barangbukti dua paket sabu dan bong yang digunakan untuk nyabu di dalam mobil Isuzu Elp.
HS alias Bendod perangkat desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, akhirnya tertangkap saat mengkonsumsi narkotika jenis sabu di garasi rumah tetangganya.

Kepala urusan Pemerintahan, Desa Kedungjati ini, ditangkap bersama barang bukti dua paket sabu dan botol yang telah dimodifikasi menjadi bong.
Kapolres Grobogan AKPB Satrio Rizkiano SIK didampingi Kasat Narkoba, dalam gelar kasus, Jumat (17/3) menjelaskan, tersangka sudah lama menjadi incaran petugas.

“Sebenarnya sudah berkali-kali kita grebeg di rumah kosong yang biasa digunakan nyabu yakni di tengah hutan. Tapi HS berhasil lolos,” ungkap Kapolres.

Tersangka, ditangkap saat menikmati bakaran sabu kedua dalam bong. “Mobil diparkir di dalam garasi biar tidak ketahuan tetangga. Namun, saat kita lakukan pengrebegan teman HS berhasil lari. Dia lari karena kebetulan pas kita datang dia melihat dan langsung melarikan diri dan saat ini masih kita cari,” tambahnya.

Dalam pengakuannya, tersangka HS yang meneteskan air mata, mengaku mengkonsumsi sabu berawal setelah diminta orang untuk mencoba barang haram itu.

“Kemudian karena kecanduan, kami patungan bali sabu dengan patungan. Ketiga baru saya beli sendiri,” akunya.
Uang untuk beli, merupakan uang pribadi dari gaji yang didapat ayah satu anak ini. “Saya menyesal,” akunya sembari tertunduk.

Karena perbuatanya, HS yang positif saat dilakukan tes urine, akan direhabilitasi.
“Tersangka dijerat dengan pasal 112 dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun dan 127 dengan rehabilitasi,” tambah Kapolres (MJ-505)