Nekad Berdagang, PKL Diatas Saluran Kembali Ditertibkan

0

Semarang, Mediajateng.net, – Dalam rangka penegakkan peraturan daerah (perda) dan memudahkan dalam membersihkan saluran, Satpol PP Kota Semarang kembali menertibkan hingga melakukan pembongkaran Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di trotoar dan di atas saluran, Jumat (28/2)).

Saat penertiban PKL di Kawasan Stasiun Poncol, para pedagang nampak kaget karena petugas tiba-tiba datang dan tanpa kompromi langsung mengangkut lapak para pedagang. Tanpa perlawanan, para pedagang pun hanya pasrah.

Penyisiran dilanjutkan disepanjang jalan Kaligawe hingga Terboyo. Di pojok pintu masuk Terboyo, petugas membongkar paksa sejumlah lapak yang dijadikan pangkalan ojek. Beberapa PKL yang di atas saluran kawasan Terminal Terboyo juga tidak luput dari pembongkaran petugas Satpol PP Kota Semarang.

Penertiban pun dilanjutkan ke Jalan Sendowo dan Jalan Kenari. Di Jalan Sendowo para PKL yang ada ditrotoar diberi kesempatan untuk menertibkan sendiri. Karena mereka menjajakan barang-barang bekas dan barang rosok.

Menurut Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, penertiban ini digelar dalam rangka menertibkan PKL yang ada di atas saluran karena sesuai aturan, di atas saluran tidak boleh ada bangunan.

“Ini sebagai bentuk penegakkan Perda. Karana dalam aturan tidak diperbolehkan PKL berdiri di atas saluran. Selain itu, PKL yang di trotoar juga kita tertibkan,” tandas Kasat Pol PP Kota Semarang Fajar Purwoto.

Selain penegakkan Perda, Fajar juga menegaskan penertiban PKL Liar ini sebagai upaya menjaga ketertiban dan kebersihan Kota Semarang.

“Pak Wali membangun Kota Semarang sedemikian indahnya. Saluran ditata sedemikian bagusnya supaya tidak terjadi banjir, jadi kami mohon untuk tidak mendirikan PKL di atas saluran,” pungkas Fajar. (ot/mj)