Musisi Kota Salatiga saat bersama berdendang dan mengasah kemampuan di peringatan Hari Musik Nasional. Foto : wahyu

SALATIGA, Mediajateng.net- Musisi baik yang telah menasional atau sering tayang di televisi maupun yang baru muncul memiliki kebebasan berkarya.

“Jika ada Undang-undang yang mengatur, ditakutkan akan mengekang mereka berkarya,” ungkap Karina Widiyana Wati, musisi asal Kota Salatiga, saat peringatan Hari Musik, Sabtu (9/3).

Pengelola Beka Manajeman ini menjelaskan, potensi halangan yang mengekang musisi dimana musisi diwajibkan dikelola oleh manajeman yang berbadan hukum.

“Jika selama ini musisi berdiri sendiri dan tidak dikelola oleh manajeman yang berbadan hukum. Apakah tidak boleh berkarya. Hal ini tentu yang akan menjadi halangan bagi musisi berkembang. Jangan sampai musisi terhalang peraturan, saya berharap UU yang sempat digodok tidak diteruskan,” ungkapnya.

Karina menambahkan, bukan karena lembaga Beka yang menaungi dunia hiburan baik di Kota Salatiga maupun di Jawa Tengah telah berbadan hukum.

“Beka manajeman yang bergerak di bidang entertainment di bawah manajeman Beka Mulia, milik Beny Setiyono telah berbadan hukum sesuai yang disyaratkan. Namun, tentu bukan hanya memikirkan artis di bawah Beka manajemen. Kita juga memikirkan tentang dunia musik pada umumnya,” tambah Karina, yang juga pengelola Beka manajemen.

Seruan ini, kata dia juga perlu disampaikan oleh musisi yang berkancah di tingkat kabupaten kota dengan harapan musisi bisa tetap berkarya tanpa terkekang. mj/50