Musim Hujan Tiba, Walikota Semarang Minta Rumah Pompa Harus Siaga

0

SEMARANG, Mediajateng.net, – Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) selalu menyiagakan rumah pompa mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan. Hal ini penting dilakukan agar bisa meminimalisir terjadinya banjir.

“Saat ini sedang musim hujan, sehingga perlu usaha untuk mengendalikan agar tidak terjadi banjir. Cara meminimalisir banjir bisa dilakukan dengan menyiagakan rumah pompa, memeriksa ketersediaan solar dan petugas yang berjaga selama 24 jam. Solusi dan pengantisipasian itu semua, harusnya jauh-jauh hari sudah disiagakan,” ujarnya usai meresmikan empat kegiatan pembangunan yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di gedung baru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Jalan Pandanaran, Rabu (8/1).

Menurut Hendi, sapaan akrab WaliKota Semarang, di beberapa titik ternyata ditemui ada beberapa kelengahan akibat ketidakjelian sehingga genangan air masih terjadi di Kota Semarang.

Hendi pun kemudian menanyakan langsung hal tersebut kepada pihak-pihak terkait. Hasilnya, diketahui jika ada sejumlah permasalahan yang terjadi di dalamnya. Misalnya saja, beberapa pompa ternyata ditemui mengalami kerusakan atau tidak dapat berjalan dengan baik karena adanya sumbatan sampah.

”Seharusnya, saat terjadi kerusakan pompa harus sudah disiapkan cadangannya. Untuk membuat agar pelayanan masyarakat terus berjalan dengan prima dan tanpa gangguan,” terang dia.

Selanjutnya, Hendi menyampaikan jika keberadaan Rumah Pompa Madukoro dapat menyedot air hingga mencapai 10 ribu liter per detik. Terbagi ke dalam lima pompa. Harapannya, keberadaan pompa tersebut akan mampu bekerja dengan menjangkau hingga wilayah yang lebih luas. Mulai dari wilayah Karangayu hingga Perumahan Puri Anjasmoro, Semarang Barat.

”Pompa yang lama di Rumah Pompa Madukoro ternyata masih difungsikan, Padahal, pompa ini ternyata belum bekerja secara maksimal. Bila air telah dialirkan ke Banjirkanal Barat, ternyata masih bisa kembali lagi ke permukiman warga,” kata dia. (ot/mj)