KUDUS, Mediajateng.net – Lemah lembut dan selalu tampil anggun dengan balutan hijab yang dikenakan sehar-hari, tidak membuat Luffa Ade Novitasari terbatas ruang geraknya. Sebaliknya, mahasiswi Program Studi (Prodi) Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muria Kudus (UMK), selalu aktif dalam proses balajar mengajar dan ibadah.

Karena keuletanya, Luffa Ade Novitasari, dipastikan mewakili UMK dalam ajang seleksi Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 2018 Tingkat Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah. Kepastian Luffa Ade Novitasari melaju dalam ajang seleksi Mapres tingkat Kopertis Wilayah VI, setelah berhasil menjadi juara dalam ajang serupa di tingkat UMK pada pekan terakhir Februari lalu.

Dia berhasil mengungguli 10 finalis lain dalam seleksi Mapres tingkat UMK, dengan karya ‘’ESTU (Lerak dan Daun Kembang Sepatu): Pemanfaatan Buah Lerak (Sapindus Rarak Dc.) dan Daun Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) sebagai Deterjen Cair yang Aman dan Ramah Lingkungan’’ yang dipresentasikannya di depan para juri.

Layaknya perempuan lainnya, Luffa juga menyukai bunga. Atas kesukaanya terhadap barang yang banyak dimanfaatkan sebagai pagar rumah ini membuat doi yang tercatat sebagai Mahasiswa semester VI asal Desa Jinanten, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang tidak saja memanfaatkan dari segi keindahan dan warna kelopanya. Namun juga dimanfaatkan sebagai bahan pembersih pakaian.

“Selama ini bunga sepatu hanya digunakan sebagai pagar pembatas rumah. Batangnya yang besar dan tinggi membuat bunga sepatu lebih ditaruh di garis terdepan sebuah rumah,” katanya.

Namun tidak bagi dia, keindahan bunga berkelopak besar itu juga dimanfaatkan sebagai material alam yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Saya mencoba mengkreasikan daun kembang sepatu menjadi deterjen cair,” katanya.(505-MJ)