SEMARANG – mediajateng.net

Dua begal yang mengaku Polisi dan kerap menodongkan pistol airsoft gun kepada korbannya saat beraksi ditangkap Unit
Reserse Kriminal Polsek Semarang Barat. Kedua warga Kumudasmoro, Semarang Barat Denis Nugroho Aditya (30) dan Eko Prasetyo (30), itu ditangkap tak jauh dari rumahnya, Senin (5/6) sekitar pukul 11.00.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Arianto Salkery mengatakan, sebelum akhirnya ditangkap kedua pelaku beraksi di dua tempat sekaligus dalam waktu
hampir bersaman.

“Terakhir beraksi di dua TKP dalam waktu hampir bersamaan, Senin (5/6) dini hari. Mereka selalu mengaku Polisi dari Polda,”ujar Salkery

Salkery menambahkan, aksi ya dilakukan di depan SPBU Jalan Siliwingi, Semarang Barat, sekitar pukul 00.30. Dalam aksinya tersebut mereka berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio langsung menghentikan pengendara yang melintas di lokasi tersebut dan meminta paksa sepeda motor Yamaha Mio Soul H-6249-EH.

“korban dihentikan, ditodong pistol dan dipukuli kemudian motornya dirampas dan dibawa kabur,” imbuhnya.

Tak berhenti sampai disitu, saat perjalanan membawa kabur sepeda motor tersebut mereka kembali beraksi saat melintas di Jalan Puspowarno Selatan, Semarang Barat, sekitar pukul 01.00.

“Ada pengendara yang melintas langsung dihampiri. Para pelaku tidak meminta motor, tapi mereka merampas laptop dan handphone milik korban,” jelasnya.

Seperti aksi yang pertama, para pelaku tersebut juga menodongkan pistol dan melukai korban dengan tangan kosong.

“Korbannya terluka dan shock, dia
juga masih trauma karena ditodong pistol,” ungkapnya

Dalam penangkapan tersebut pihaknya menyita barang bukti berupa tiga
sepeda motor, satu pistol airsoft gun, dua butir peluru, laptop dan sarung sangkur. Keduanya dijerat Pasal 365 KHUP tentang pencurian dengan kekerasan, adiancsm setidaknya sembilan tahun penjara.(MJ-303)