TEGAL,MEDIAJATENG.NET-

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tegal 2018 baru akan digelar juni 2018 mendatang, namun suhu politik di Kota Tegal sudah mulai hangat.

Penjaringan dan pendaftaran calon walikota dan wawalikota Tegal oleh dua partai besar yaitu PDIP dan Partai Golkar menjadi pemicunya.

PDIP yang bisa mengusung sendiri pasangan calonnya tanpa berkoalisi lebih dahulu membuka penjaringan, 6 orang mendaftar dengan perincian 4 orang pada posisi CaWali dan 2 orang pada posisi CaWawali.

Golkar yg membuka penjaringan setelah PDIP ternyata lebih diminati oleh para Bakal Calon.tercatat ada 11 pendaftar, 7 orang pada posisi CaWali dan 4 orang pada posisi CaWawali.

Mencermati suhu politik Kota Politik yang sudah hangat ini, Pakar Politik dari UNDIP, Moh Yulianto mengemukakan analisanya.

“Analisa saya, Pilwakot Tegal ini akan menjadi pertarungan ketat antara kedua incumbent.namun menariknya, kedua incumbent tersebut ( Siti Masitha dan Nursoleh) mendaftar di Partai yang sama yaitu Golkar,” ungkap Yulianto.

“Melihat komunikasi politik Walikota yang buruk dengan Golkar, Saya kok memprediksi rekomendasi Golkar bakal turun kepada Nursoleh atau Bambang Irianto. Untuk pendaftar Cawali yang lain seperti Tanty,Eri dan beberapa lainnya kecil kemungkinan untuk direkom,” tambahnya.

Yulianto pun memprediksi bakal ada 3 sampai 4 calon yang akan berlaga. “Bisa 3 atau 4 Paslon. Yaitu paslon yang diusung PDIP, Paslon yang diusung Golkar dan Koalisinya, Paslon dari PKB dan Koalisinya serta Koalisi Nasdem,Hanura,PAN,PPP yang akan digunakan Incumbent Walikota jika tidak mendapat rekom dari Golkar,” ujar Yulianto.

Sementara Tokoh Politik Senior Kota Tegal Tatang Ruswandi mempunyai analisa yang agak berbeda.menurutnya tatanan Koalisi Kota Tegal bisa berubah drastis mengikuti instruksi dari pusat.

“Analisa saya Formasi Koalisi yang dibentuk di Pilgub Jateng itu yang akan menjadi patokan bagi masing masing pimpinan partai di daerah untuk membentuk koalisi,” jelas Tatang.

“Bisa jadi mendadak ada instruksi dari Nasdem pusat agar Nasdem Kota Tegal Koalisi dengan PDIP karena ditingkat provinsi mereka berkoalisi untuk mengusung gubernur,” paparnya.

“Jadi menurut saya hari ini yang sudah pasti maju adalah Paslon yang diusung PDIP dan Paslon yang maju dari independen, Golkar dan partai partai lainnya masih dinamis. Tapi menurut saya akan ada 3 sampai 5 Calon, termasuk independen,” tutupnya (MJ.101)