Grobogan-mediajateng. net
Sugiyono, terduga teroris dijemput oleh pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88, di rumah mertuanya ketika sedang tidur-tiduran di depan televisi yang berada di ruang tamu.Petugas yang datang, langsung menjemput dan mengajak pergi.
“Katanya dibawa ke kantor Polisi di Grobogan. Pas dijemput sedang tiduran karena badanya sedang panas,” ungkap Suyati, ibu mertua Sugiyono ketika ditemui di rumahnya di Desa Ketangirejo, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan Jateng, Selasa (31/1/2017).
Suyati, saat dijemput dirinya tidak tahu menantunya yang sakit karena apa.
“Setahu saya menantu saya kerja ngorek ban (vulkanisir). Matanya sakit dan kemasukan gotri karena ledakan ban jadi sempat dirawat di Yogya,” tambahnya.
Setelah perawatan di Yogya, tambah dia, sang anak rencana akan menjalani pengobatan di Purwodadi.
“Tapi disini (rumah) kepalanya pusing terus dan badanya panas. Tidurnya ya di sini di ruang tamu,” tambahnya.
Dari pantauan di lapangan, kondisi kampung tempat transit Sugiyono tampak sepi. Bahkan, saat tersiar kabar adanya tamu yang ditangkap Densus 88, warga mengaku terkejut.
“Warga disini tenang. Sugiyono datang juga karena bertandang ke rumah orang tuanya dan dilakukan perawatan karena matanya sakit,” Ungkap Slamet, Kades setempat (MJ-505)

Comments are closed.