Rembang- mediajateng.net

Satu dari dua begal ditenukan tewas didasar jurang setelah berusaha lari dari hadangan petugas Polsek Sluke Polres Rembang sabtu (3/6) dinihari. Diduga begal yang tewas ini tidak menguasi medan, sedangkan soerang begal menyerahkan diri tanpa perlawanan.

Pelaku yang tewas diketahui bernama
Agus alias Jabrik (37) tahun warga Desa Kauman Kec Lasem. Sedangkan rekanya Rahmad (39) warga desa Soditan, lasem hingga kini masih diperiksa secara intensif oleh satreskrim Polres Rembang.

Dari keterangan Kapolres Rembang AKBP Sugiarto mengubgkapan perisrtiwa ini bermula saat Agus dan Rahmad yanh mengendarai RX King K-4555-KE berusaha menghentikan sebuah truk colt disesl BD-8653-KE yang disopiri Suparman dengan muatan perabitan rumah tangga dengan tujuan Jember Jawa Timur

” truck korban dipepet dan disuruh berhenti, korban melihat keduanya menggunakan senjata tajam, karena takut akhirnya truck berhenti di Polsek Sluke dan melapor anggota piket,” ujar Sugiarto.

Sugiarto menambahkan, mendapat laporan dua anggota piket Polsek Sluke bersama korban langsung melakukan pengejaran menggunskan mobil pstroli. Sempat terjadi kerjar-kejaran hingga akhirnya kedua pelaku dapat dicegat di galura Desa Langgar

“buksnya menyerahkan diri salah satu pelaku langsung turun dan langsung mebgarshksn senjata tajan jrnis celurit kepada Polisi. Anggots ksmi lanngsung melapaskan tembakan peringatan. Ksrena Takut pelaku membuang sajam dan melarikan diri. Karena tidsk menguasi medan pelaku justru jatuh ke jurang, Ujar mantan Kasat Reskrim Polrestabes Semarang saat dihubungi melalui ponselnya minggu (4/6)

Lantaran kondisi gelap evakuasi pelaku baru dspat dilakukan pada Sabtu Siang. Dsri hasil peneriksaan sementara korban yewas diduga kepala terbentur batu saat terperosok dalam jurang

Untuk pemeriksaan lebih lanjut jenasah korbsn dimkrim ke rumah sakit sedangkan satu pelaku lainya Rahmad dapat ditangkap dan hingga saat ini masih menjalani proses pemeriksaan (MJ-303)