GROBOGAN – mesiajateng.net

Peringatan bagi kontraktor di Kabupaten Grobogan dan sekitarnya. Ketika melaksanakan pekerjaan proyek harus sesuai ketentuan dan jangan sampai menyalahi spek. Ketika terjadi pelanggaran akan dilakukan penindakan secara tegas.

Seperti yang dilakukan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D), saat temukan pekerjaan yang tidak sesuai spek di proyek pembangunan saluran air di Kabupaten Grobogan, tim langsung memaksa dilakukan pembongkaran agar dilakukan perbaikan spek.

Tidak saja titik, saat dilakukan pengecekan, saluran yang belum dikasih finising berupa acian semen, proyek dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Grobogan tampak sudah terlihat retak berambut sehingga ditakutkan bangunan tidak akan berumur panjang.

Lima pekerjaan dengan sistim penunjukan langsung (PL) yang dibongkar yakni dua proyek berada di Bantengmati dan Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi. Sedang tiga pekerjaan lainya merupakan pekerjaan saluran irigasi di komplek persawahan di Desa Ketitang, Dorolegi dan Ngeluk, Kecamatan Penawangan.

Bangun Setyabudi, Anggota TP4D Grobogan mengatakan, pemaksanaan pembongkaran dilakukan karena pekerjaan dinilai adanya ketidaksesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan spek yang ditentukan.

“Kami tidak ingin proyek dilakukan asal jadi. Pekerjaan harus sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Karena jika dibuat asal, selain berakibat merugikan masyarakat karena pembangunan menggunakan dana bersumber dari dana yang dikumpulkan masyarakat melalui pajak, bangunan juga bisa tidak berumur panjang.

“Jika tidak sesuai maka kami berikan peringatan dan tindakan. Salahsatunya kita minta dibongkar untuk dibangun ulang,” tegas Bangun yang juga menjabat Kasi Pidsus Kejari Grobogan.

Dari pengecekan, urai dia, temuan diantaranya komposisi campuran adukan yang mengurangi volume semen, material yang dibawah standar serta berongga dan kualitas bangunan yang kurang.

”Kami minta untuk lakukan pembongkaran. Jika tidak dilakukan maka dilakukan pemotongan sesuai jenis pekerjaan. Tetapi bila melihat waktu masih cukup untuk pengerjaanya,” pungkasnya (MJ-505)