SEMARANG, Mediajateng.net, – Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta warganya untuk mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor. Menurutnya, peralihan musim yang mulai terjadi dari kemarau ke hujan harus diwaspadai oleh masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana.

“Saya harap masyarakat bisa memahami itu, artinya persiapkan lingkungan dengan baik, terutama wilayah-wilayah yang sering kebanjiran harus coba dicek bareng-bareng salurannya’’, ujarnya, Minggu (07/10).

Masyarakat diharapkan menghubungi Lurah, Camat atau Dinas Pekerjaan Umum (DPU) jika memerlukan alat berat untuk membersihkan saluran. Misalnya dari sedimentasi atau sampah yang menumpuk.

Menurut Hendi, sapaan akrab Walikota, masyarakat yang tinggal di daerah atas yang rawan longsor, diharapkan juga mulai memetakan tanggul yang kondisinya rusak misalnya retak. Segera menghubungi kelurahan atau kecamatan setempat untuk dilakukan perbaikan.

“Ini penting supaya saat curah hujan sudah tinggi Semarang tidak ada laporan mengenai banjir dan longsor’’, katanya.

Hendi menambahkan, pihaknya juga akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek-proyek pekerjaan perbaikan dan pembangunan saluran. Pekerjaan saluran tersebut harus dipastikan oleh kontraktor akan selesai tepat waktu sesuai jadwal.

“Jangan sampai molor, karena sudah musim hujan eh baru mulai melakukan perbaikan. Nanti potensi terjadi banjir, minggu depan Saya akan turun ke lapangan untuk cek setiap kegiatan pembangunan atau perbaikan saluran atau drainase oleh kontraktor’’, tandasnya. (ot/mj)