DEMAK, Mediajateng.net – Berdasarkan survey LSI Partai Golkar di Jawa Tengah, menempati urutan ke empat dalam Pemilu Legislatif tahun 2019 mendatang dengan perolehan suara sebanyak 4,2 persen. Sedangkan dari hasil survey internal yang dilakukan oleh Partai Golkar, caleg Partai Golkar secara individu memiliki nilai yang cukup tinggi.

Dengan adanya survey tersebut, tentunya harus menjadi penyemangat bagi kader partai berlambang pohon beringin itu terutama kader Golkar Demak untuk bekerja keras dan bersama – sama memenangkan Partai Golkar di Kabupaten Demak.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Demak, Nur Wahid mengatakan pihaknya terus melakukan konsolidasi massal dan menggerakan mesin partai, mulai tingkatan DPD Golkar Demak, PAC hingga di tingkatan ranting untuk memenangkan Partai Golkar di Kabupaten Demak.

“Ya, kami telah merumuskan program strategi pemenangan pemilu 2019. Mohon doa restunya, Insya Allah kita bisa memenangkan pertarungan ini (pemilu 2019),” kata Wahid seusai Rapat Koordinasi Pemenangan Pemilu Partai Golkar Daerah Pemilihan Jateng 3, Sabtu (3/11/2018).

Acara yang berlangsung di Hotel Amantis, Demak tersebut, dihadiri oleh kader dan simpatisan Partai Golkar Demak, Caleg DPRD Demak, Caleg DPRD Jateng dan Caleg DPR RI.

Menurut Wahid, sebagai partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati Demak, secara politik Partai Golkar Demak sangat diuntungkan. Pasalnya baik bupati maupun wakil bupati mempunyai relawan yang tentunya dapat digerakan untuk ikut membantu mendulang suara di Kabupaten Demak.

Apalagi sejumlah program dan kebijakan pemerintah Kabupaten Demak di bawah kepemimpinan Bupati Natsir dan Wakil Bupati Joko Sutanto, telah berjalan dan berhasil dengan baik, terutama pembangunan infrastruktur, pariwisata, perikanan, pemberdayaan UMKM, bedah rumah dan program unggulan lainnya.

“Semua program yang telah dilaksanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Demak, adalah wujud kiprah Partai Golkar untuk masyarakat Demak,” ujar Cak One sapaan akrab Nur Wahid.

Sementara itu, Bowo Sidik Pangarso (BSP) Ketua Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Jawa Tengah, menyatakan bahwa Pileg dan Pilpres berlangsung bersamaan, karena itu para kader dan caleg Golkar harus berjuang lebih keras untuk memenangkan Partai Golkar dan capres Jokowi yang juga didukung oleh Partai Golkar.

“Suara Golkar diserahkan Jokowi dan Golkar siap memenangkannya. Namun yang lebih penting bagaimana di Pileg itu Golkar bisa menang. Percuma jika Jokowi menang, tapi di Pileg kita kalah. Memenangkan Pileg itu lebih penting,” kata Mas Bowo sapaan akrab BSP.

Mas Bowo menambahkan, caleg Golkar harus bisa meraih simpati masyarakat dan memenangkan suara di daerah pemilihannya masing masing. Kekuatan dalam perolehan suara bisa kita dapatkan dari kekuatan internal yang menjadi pilar kemenangan Partai Golkar, karena itu koordinasi harus terus ditingkatkan hingga di tingkat ranting (desa). Selain itu, sesama kader Golkar hendaknya tidak saling menjegal , akan tetapi terus menjalin komunikasi dan saling membantu.

“Kompetitor kita adalah partai lain dan bukan kawan kita sendiri, sekarang bagaimana kita bisa kalahkan mereka. Seluruh kekuatan Golkar harus bisa kompak dan berkerja dengan baik untuk kemenangan partai. Suara rakyat adalah suara Golkar, saya yakin caleg dan kader Golkar bisa berjuang maksimal,”