Pekalongan-mediajateng.net

Dalam menghadapi tantangan masyarakat global yang semakin kompleks diantaranya maraknya berita hoax yang beredar baik melalui media sosial, maupun pesan broadcast atau pengiriman informasi yang dikirim ke banyak titik, Kementrian Agama Kota Pekalongan menggelar Penyuluhan dan Seminar sehari kepada penyuluh agama islam se-Eks Karisidenan Pekalongan, Kamis (23/3) diruang Amarta.

Penyuluhan dibuka oleh Wakil Walikota Pekalongan H M Saelany Machfudz sedangkan narasumber dari Kementrian Agama Kota Pekalongan Drs. Masrukhin

Muhammad Haidar selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan maskud diselenggarakanya Penyuluhan tersebut untuk mengantisipasi tantangan penyuluh agama islam yang semakin kompleks

“salah satunya maraknya berita hoax yang sedang trend sehingga penyuluh agama perlu diberikan pembekalan dan seminar ” kata Haidar

Peran dari Penyuluh Agama Islam lanjutnya untuk mengantisipasi berita yang belum tentu kebenaranya dengan cara memberikan pengetahuan kepada masyarakat melalui agama

“ penyuluh agama diharapkan memberikan pengarahan kepada masyarakat di lingkunganya agar tidak mudah percaya dan ikut menyebarkan berita bohong” tambahnya.

Sementara Wakil Walikota Pekalongan H M Saelany Machfudz menuturkan setelah mendapatkan penyuluhan dan seminar penyuluh agama islam dapat meningkatkan kualitas manusia yang seimbang antara intelektual dan spiritual sehingga tidak cepat percaya dan menyebarkan berita hoax

“ Saya inginkan mereka fokus dalam melakukan tugas fungsinya, jangan ikut menyebarkan” pungkasnya.(MJ-808)