Grobogan, Mediajateng.net – Rupanya jumlah pelaku penebangan kayu illegal kembali bertambah di wilayah hukum Polres Grobogan. Kali ini, nasib apes dialami P (35) warga Dusun Jeruk RT 02 RW 06, Desa Juworo, Kecamatan Geyer. Akibat ketahuan mengangkut kayu illegal tanpa ijin, ia pun tertangkap petugas. Insiden ini terjadi Sabtu (6/10/2018) kemarin.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Mediajateng.net, peristiwa ini dimulai dari saksi Edi Pramono (43) warga Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, melaksanakan patroli di hutan petak 43 B RPH Kedungtawing BKPH Juworo KPH Gundih. Tepatnya di Desa Juworo, Kecamatan Geyer.

Pada saat patroli tersebut, Edi bersama kawan-kawannya menemukan dua tunggak kayu sonokeling bekas ditebang dengan diameter 110 cm dan 120 cm. Berbekal penemuan tersebut, mereka lalu menyelidiki asal usul potongan kayu sonokeling ini. Hingga akhirnya, sekitar pukul 15.30 WIB, mereka sampai di belakang pekarangan rumah warga.

Di sana, mereka menemukan sebuah truk engkel bernopol K 1586 KP berwarna kuning. Truk yang dikemudikan tersangka P ini terlihat tidak wajar dalam pengangkutannya. Setelah didekati, ternyata truk tersebut memuat 30 potong batang kayu sonokeling tanpa surat.

Kemudian, Edi melakukan pemeriksaan terhadap kayu tersebut. Benar saja, kayu yang diangkut dalam truk engkel tersebut identik dengan potongan kayu yang ditemukan sebelumnya.

Mengetahui apa yang dilakukan P melanggar aturan, petugas patroli hutan ini pun langsung melaporkannya ke Polsek Geyer. Laporan ini diterima petugas dan dalam waktu bersamaan, P beserta barang bukti langsung ditahan.

“Sebanyak 30 kayu sonokeling yang diamankan dari tersangka P ini berjumlah total 0,93 meter kubik,” kata AKP Sunaryo, Kapolsek Geyer.

AKP Sunaryo menambahkan, pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat (1) huruf (b), subsider Pasal 83 ayat (1) huruf (b) UU RI nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dan akibat yang ditimbulkan dari kasus ini, Perum Perhutani mengalami kerugian mencapai Rp 5.270.910. (ag-mj)