DEMAK, Mediajateng.net – Momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018 , terasa spesial bagi Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila, pasalnya korps baju loreng orange itu juga merayakan hari jadinya.

Di hari ulang tahunnya yang ke – 59 , Pemuda Pancasila Kabupaten Demak menyatakan komitmennya untuk setia menjaga Pancasila dan mengawal NKRI.

Menurut Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Demak, Muhammad Abdul Malik, menjaga dasar negara dan keutuhan NKRI mutlak dilakukan oleh seluruh anggota Pemuda Pancasila dimanapun berada, karena saat ini masih ada yang mencoba memecah belah negara Indonesia dengan berbagai cara , baik dengan sentimen kesukuan maupun isu agama.

“Ingat , Pancasila itu abadi, selamanya. Pancasila itulah yang menyatukan bangsa ini. Siapaun yang ingin memecah belah negara kesatuan Indonesia, akan kita hadapi. Pemuda Pancasila itu benteng penjaga Pancasila, benteng penjaga Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” kata Malik, Minggu (28/10/2018).

Pemuda Pancasila , sambung Malik, juga akan berada di garda terdepan untuk memerangi hoax (berita bohong) dan membasmi bahaya laten komunis yang dikhawatirkan akan bangkit kembali di bumi Indonesia.

“Saat ini, hoaks semakin marak. Hoax itu bisa memecah belah persatuan dan kesatuan. Karena itu, setiap menerima info atau berita apapun , sharing dulu sebelum di share (bagikan). Kita jangan ikut – ikutan menyebarkan hoax,” ujar Malik yang juga Anggota DPRD Demak.

“Kita ini organisasi berideologi Pancasila. Sebagai pemuda Pancasila , kita harus siap menjadi ujung tombak untuk membasmi komunis di Indonesia,” tandasnya

Politisi Partai Gerindra itu
menambahkan, dimanapun berada , anggota Pemuda Pancasila harus senantiasa berbuat baik kepada sesama, meranggkul semua elemen masyarakat, menjaga nama baik organisasi, sehingga bisa menarik simpatik semua pihak.

“Cintai organisasi kita ini. Banyak senyum. Jangan keta – kete (mentang – mentang). Jangan bikin masalah. Jangan bersinggungan dengan organisasi lain, Ansor, Banser, NU itu sama – sama penjaga NKRI. Ingat , Musuh kita adalah komunis, berani di Demak kita babat,” pungkasnya.