Semarang,Mediajateng.net-Kondisi jenasah Kurnia Dwi M (17) yang telah membengkak dan sudah sulit dikenali membuat petugas gabungan sempat ragu saat jenazahnya pertama kali ditemukan di kp Mayangsari, Kalipancur Ngaliyan, Senin (10/10).
Untuk memastikan bahwa jenasah tersebut adalah Kurnia Dwi, Petugas harus menunggu kedatangan Ayah korban, Suparman .Kades balong, nyamo (45) yang berada dilokasi kamar mayat rumah sakit Dr Kariyadi mendampingi kerabat korban memastikan bahwa korban yang ditemukan itu adalah benar benar warganya.

“Tadi saya mengajak kerabat korban untuk memastikan, dari wajah masih bisa dikenali setelah dibersihkan  oleh perugas. Selain itu yang menambah keluarga yakin adalah anting dan cincin, “ungkap Nyamo.

Ayah korban,Suparmin yang didampingi petugas akhirnya memastikan bahwa korban yang ditemukan tersebut adalah anaknya berdasar ciri-ciri yang dikenalinya.

Terpisah perwakilan Basarnas Tri Joko menyatakan operasi ini resmi ditutup setelah korban ditemukan (MJ-303)

Comments are closed.