Mahasiswa USM Kembangkan Aplikasi Penjualan UMKM

0
172

SEMARANG, Mediajateng.net – Sekelompok mahasiswa Jurusan Sistem Informasi Universitas Semarang (USM) mengembangkan aplikasi berbasis digital yang bisa membantu penjualan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Menurut salah satu mahasiswa Amel, sistem penjualan yang dibuat tidak hanya dapat melakukan transaksi penjualan saja, namun pemilik UMKM dapat melihat stok barang dan melihat laporan profit sesuai periode yang dipilih.

“Untuk bikin aplikasi penjualan berbasis digital ini tentunya hasil diskusi dengan pelaku UMKM. Kita senang karya mahasiswa bisa diterapkan dan bermanfaat bagi dunia usaha” ungkap Amel usai workshop kewirausahaan “Optimalisasi Teknologi Informasi Melalui Digital Marketing di UMKM” pada Sabtu (18/1).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Tembalang ini sebagai bentuk implementasi mata kuliah kewirausahaan di semester tujuh. Sebelum melakukan workshop yang dihadiri oleh 48 UMKM di lingkungan  Kecamatan Tembalang, selama tiga bulan mahasiswa terjun langsung ke lapangan untuk memetakan problematika yang terjadi di masing-masing UMKM dan mahasiswa pun diminta mencari solusi guna optimalisasi UMKM.

“Selain persoalan pemasaran dan promosi, masalah seperti pencatatan keuangan, pendataan stok barang ternyata belum dilakukan secara baik sehingga untuk mengetahui profit dan kondisi internal UMKM belum maksimal” ujar Ketua Gerai Kopimi Semarang Kecamatan Tembalang, Anisa.

Pembuatan Sistem Penjualan yang diprakarsai oleh mahasiswa USM dan bahkan sudah diterapkan oleh UMKM Bandeng New Citra.

Sementara itu Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi FTIK USM, Prind Tri Ajeng P, M. Kom mengaku kegiatan pendampingan UMKM rutin dilakukan tiga tahun terakhir ini.

“Selain bermanfaat bagi mahasiswa yang bisa belajar langsung di UMKM, kegiatan pendampingan UMKM juga bagian dari penerapan tri darma Perguruan Tinggi yang punya komitmen untuk  mensosialisasikan perkembangan ilmu dan teknologi baru yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat” ungkap Prind.

Dalam workshop ini, 12 kelompok mahasiswa juga diminta melakukan expo hasil pendampingan UMKM di lingkungan Gerai Kopimi Semarang Kecamatan Tembalang. (ot/mj)