BATANG, Mediajateng.net – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Undip Semarang di Kabupetan Batang ini, patut dicontoh. Mereka mengajak warga setempat mencintai lingkungan sekitar, dengan cara membuat alat mini komposter.

Menurut Ketua Tim II KKN Undip 2018n di Kabupaten Batang, Fajar Afrizal, munculnya kegiatan itu berawal dari keprihatinan terhadap kebiasaan warga yang suka membakar sampah. Hal ini dikarenakan belum tersedia tempat pembuangan sampah.

“Oleh karena itu, kami yang sedang KKN mengedukasi Karangtaruna dan masyarakat Batang tentang cara pembuatan alat mini komposter. Agar pemuda-pemuda dan warga khususnya yang ada di Desa Cempereng, kedepannya dapat membuat alat mini komposter sendiri,” ujarnya usai acara.

Pelatihan membuat alat mini komposter tersebut dikemas dalam sebuah acara Expo dan Talkshow yang bertema “ Kenali Potensi, Permasalahan, Dan Solusi di Kabupaten Batang”.

Acara tersebut dihadiri Bupati Batang, IKA Undip Batang, Kepala Dinas Perindustrian Batang, Kepala Dinas Pariwisata dan masyarakat setempat serta mahasiswa KKN Undip Tim II.

Selain mengedukasi membuat alat mini komposter, kata Fajar, ada serangkaian kegiatan diantaranya edukasi tentang bahaya Buang Air besar Sembarangan (BABS), kegiatan pameran expo produk unggulan Kabupaten Batang, donor darah, dan Talkshow yang menghadirkan narasumber dari pejabat dan jajaran Pemkab Batang.

Bupati Kabupaten Batang H. Wihaji, S.Ag., M.Pd yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan KKN ini merupakan salah satu wujud Tridharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat.

Bupati mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa KKN Undip selama 45 hari telah meng-eksplor dan memberikan inovasi terhadap potensi di wilayah Kabupaten Batang.

“Semoga ide-ide cerdas para mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif terhadap produk dan potensi yang ada di wilayah Kabupaten Batang, dengan adanya KKN Undip akan membuka cakrawala baru bagi masyarakat Batang” ujar Bupati. (ot/mj)