REMBANG, Mediajateng.net – Usaha penyelamatan kawasan Gunung Kendeng yang membentang dari Jateng hingga Jatim, dari ancaman kerusakan akibat pendirian pabrik semen terus disuarakan warga Rembang.

Puluhan warga yang kontra pendirian pabrik Semen Gresik di Rembang, Jateng, Senin (5/12/2016) melakukan perjalanan ke Semarang untuk bertemu Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Berangkat dari tenda perjuangan, warga yang menolak pendirian pabrik Semen Gresik, di Gunung Bokong Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang melakukan aksi damai dan long march ‘Kendheng kawal putusan PK Mahkamah Agung’ menuju Kantor Gubenur Jawa Tengah, di Jalan Pahlawan, Kota Semarang.
“Kegiatan ini dalam rangka Pengawalan putusan Mahkamah Agung no. 99 PK/TUN /2016,” ungkap Joko Prianto, peserta aksi.
Demo dilakukan warga yang tinggal di desa dalam jangkauan ring 1 khususnya Desa Tegaldowo dan Desa Timbrangan Kecamatan Gunem.
Aksi yang dilakukan berupa ziarah dan doa bersama di makam RA Kartini di Desa Bulu Kecamatan Bulu serta treatikal.
“Masa bergabung dalam JMPPK (Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendheng) Rembang. Aksi dimulai dengan ziarah ke makam Kartini, dilanjutkan bertemu Gus Mus kemudian jalan ke Pati,” tambah dia.
Di Kabupaten Pati, masa dari Rembang, bergabung dengan masa yang berupaya menyelamatkan Gunung Kendeng di wilayah Pati. Masa dengan tujuan sama yaitu pendiri pembangunan pabrik semen di Kabupaten Pati, Selasa (6/12/2016) di Pati.
Gabungan masa dilakukan karena penyelamatan Gunung Kendeng sebagai pegunungan yang membelah Pulau Jawa diharapkan mampu menelamatkan gunung baik diwilayah Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati maupun Kabupaten Grobogan.
Masa yang membawa sound, spanduk, poster, megaphone dan truk serta mobil bak terbuka.
Kandungan semen yang bagus membuat Gunung Kendeng yang membentang dari Kabupaten Grobogan, Pati dan Rembang menjadi incaran sedikitnya empat investor pabrik semen baik swasta maupun milik BUMN. (MJ-070)

Comments are closed.