GROBOGAN, Mediajateng.net – Kecelakaan kembali terjadi Rabu (13/6/2018) di jalur Purwodadi-Penawangan tepatnya di desa Penawangan. Kali ini kecelakaan karambol yang melibatkan lima mobil yang mayoritas merupakan pemudik dari Jakarta dan sebuah sepeda motor matik yang dikendarai Suci Tri Utami warga ds. Putat, kecamatan Purwodadi.

Kronologi bermula sekitar pukul 15.30, motor matik merk Honda Beat bernopol K 3791 AHF yang dikemudikan Suci dari arah barat menuju rumahnya di desa Putat. Sesampainya di desa Penawangan, tepatnya di timur jembatan Serang, Suci mendadak menghentikan di badan jalan sebelah utara untuk mengambil barang orang lain yang jatuh di dekatnya.

Bersamaan dari arah yang sama, sebuah mobil Toyota Kijang Innova B 2978 TFE yang dikemudikan Ghaissatika (45) warga Kemanggisan, Jakarta Barat itu ikut berhenti mendadak. Namun nahas, dari arah belakang mobilnya muncul Toyota Fortuner bernopol B 73 WIK yang dikendarai Desi Handayani, warga Kebon Jeruk Jakbar yang ikut berhenti mendadak ditabrak oleh Toyota Avanza bernopol B 1205 TRV mengakibatkan mobil milik Ghaissatika menubruk motor Suci.

Belum berhenti di situ saja, mobil Toyota Avanza yang dikendarai Desi ditabrak Sedan KIA No pol B 1351 SEN dan saat bersamaan  sedan KIA tersebut ditabrak Honda Mobilio dengan nopol H 8827 FZ. Dalam kejadian tersebut lima mobil saling bertabrakan dari belakang membuat bodi bagian depan masing-masing mengalami kerusakan parah.

“Tadi saya mengendarai mobil dengan kecepatan sedang. Setelah lewat jembatan itu tiba-tiba ada motor berhenti mendadak di tengah jalan untuk mengambil barang yang terjatuh. Otomatis saya berhenti mendadak. Saat itu juga, datang dari belakang mobil fortuner menabrak bodi belakang mobil saya. Mobil saya langsung membentur sepeda motor tersebut. Belum sempat turun, benturan dari belakang terus menerus terjadi di mobil saya. Ternyata, ada empat mobil di belakang saya saling bertubrukan,” papar Ghaissatika.

Lain halnya dengan Andi, penumpang Sedan KIA yang disopiri Suparman Mulyo ini. Warga Petukangan Selatan, Pesanggrahan Jaksel ini tidak menyangka mudik yang seharusnya menyenangkan ini berhenti di tengah jalan karena tabrakan karambol tersebut. “Ini pengalaman kali pertama mudik kena tabrakan karambol di jalan. Kejadiannya cepat. Saya sendiri yang duduk di belakang merasakan benturan akibat bodi belakang ditabrak Honda Mobilio,” jelasnya.

 Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja kerugian materiil dialami para pemilik kendaraan tersebut. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasatlantas Polres Grobogan melalui Kanit Laka Lantas Ipda Chandra Bayu Septi.

“Kejadian kecelakaan karambol yang melibatkan satu unit sepeda motor matik yang dikendarai Suci Tri Utami warga desa Putat dengan lima mobil mayoritas berplat B atau dari DKI Jakarta. Satu mobil pertama yakni Kijang Innova yang dikendarai Ghaissatika warga Jakarta Barat berhenti mendadak untuk menghindari sepeda motor milik suci yang berhenti mendadak guna mengambil barang yang jatuh. Namun, dari arah barat datang empat mobil yang rata-rata berkecepatan tinggi saling menabrak. Tidak ada korban jiwa. Hanya ada kerugiaan materiil. Perkiraannya Rp 10 juta,” kata Ipda Chandra.

Akibat kecelakaan karambol ini mengakibatkan kemacetan di sepanjang jalur Purwodadi-Penawangan sepanjang 500 meter. Lima mobil yang terlibat kecelakaan karambol ini mayoritas milik pemudik yang akan melakukan perjalanan baik ke arah Blora maupun Jawa Timur atau menuju Solo.

Adanya peristiwa ini, Ipda Chandra berpesan kepada pemudik untuk tetap berhati-hati dalam mengendarai kendaraan baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Utamakan keselamatan berkendara yang baik. Jika lelah, istirahatlah di tempat yang memungkinkan untuk Anda beristirahat. Tetap hati-hati agar mudiknya berjalan lancar. Terutama saat melewati jalur di Kabupaten Grobogan ini,” pungkas Ipda Chandra. (Ag-Mj)