Semarang – mediajateng.net

Tiga orang pemuda asal Solo Raya mejadi korban pencurian dengan kekerasan oleh belasan orang yang tak dikenal di tengah Lapangan Pancasila, Semarang, Minggu (14/5) sekira pukul 02.30. Salah satu korban yang merupakan warga Sukoharjo mengalami luka dibagian kepala dan harus mendapatkan perawatan di RS dr Kariadi Semarang.

Korban yang mengalami luka di kepala diketahui bernama Fadhel Muh Khairi (17) warga Kuwiran 4 Rt 01 Rw 18, Makarmaji, Sukoharjo Sementara Adam Setiawan Ardy (19) warga Melati VI B /408 Kelurahan Baturan, Colomadu, Karanganyar yang harus kehilangan Hp Merk Oppo warna Gold, sedangkan korban ketiga bernama Dirgantara Nurfallah Putra (15), warga Aspol Manahan Rt 4 Rw12 Solo harus kehikangan Hp Merk Xiomi.

Dari keterangan Fadhel saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang mebgatakan bahwa dirinya ke Semarang dalam rangka Refreshing bersama ke empat teman lainya. Sesampai di Simpanglima hari minggu pukul 02.00. Wib.

” Saya berlima ke Semarang naik mobil Rental, sesampainya di Simpanglima kita bertiga ke arah lapangan, sedang yang dua mau cari makan. Sampai ditengah baru enak enaknya selfi ada belasan orang diantaranya perempusn menghsmpiri dan meminta Rokok,” ungkap Fadhel.

Lantaran tidak merokok Fadhel dan dua rekanya menjawab tidak lunya . Namun jawaban tersebut membuat belasan remaja itu langsung mengkerubuti dan berusaha merampas Hp yaang dibawa ketiga pemuda dari Solo Raya ini.

” Karena saya mempertahankan Hp, salah satu pelaku langsung mengeluarkan sabuk yang ujungnya ada besinya lalu dihantamkan ke kepala. Saya dan dua teman lainya akhirnya melarikan diri dan menuju ke Pos lalu lintas Simpanglima untuk meminta bantuan,” imbuh Fadhel

Karena luka serius pada kepala akibat sabetan sabuk, Oleh Petugas, Fadhel lantas dibawa ke Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang untuk menjalani perawatan. Korban baru melapor secara resmi ke SPKT Polrestabes Semarang, sore harinya.

Dari infornasi yang didapat belasan pemuda yang melakukan pencurian dengan kekerasan sudah berhasil ditangkap oleh Satreskrin Pokreatabes Semarang dan masih dikembangkan untuk menangkap tersangka lainya. (MJ-303)