GROBOGAN, Mediajateng.net – Jelang hari raya Idul Fitri 1440H, Bupati Grobogan bersama jajaran FKPD melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah objek vital di kabupaten Grobogan. Rabu (29/5).

Sidak, dilakukan di Pasar Induk Purwodadi, Pos Pelayanan Pasar Purwodadi, SPBU Nglejok, SPBG Putat, Terminal Purwodadi, Pos Pam Terminal Bus Purwodadi serta RSU dr Soedjati Purwodadi.

Di Pasar Induk Purwodadi, bupati berdialog dengan pedagang ayam potong. Harga dan kesediaan barang banyak ditanyakan bupati.

Di Pos Pelayanan Pasar Purwodadi, Bupati mengecek kesiapan petugas dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Di SPBU Nglejok ketersediaan stok BBM selama lebaran ditanyakan oleh bupati. Di sini, Bupati melihat langsung proses pengisian gas ke dalam tabung sebelum didistribusikan ke masyarakat.

Selanjutnya, Bupati beserta roombongan menuju ke Terminal Bus Purwodadi guna memantau kesiapan armada bus AKAP dan kondisi terminal dalam rangka menyambut kedatangan pemudik.

Kegiatan dilanjutkan ke Pos Pam Terminal Bus Purwodadi. Di posyan PMI, di Posyan PMI Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Agus Siswanto berkesempatan melakukan pemeriksaan tensi darah.

Agenda berlanjut ke RSUD dr Soedjati Purwodadi. Di sana, Bupati menyapa masyarakat yang hendak berobat maupun sedang dirawat inap di RS tersebut.

“Hari ini, saya bersama teman-teman FKPD mengadakan pengecekan lapangan untuk persiapan lebaran. Pengecekan dimulai dari mengecek harga bahan pokok termasuk di SPBG, sampai ke sarana transportasi. Tadi setelah dilakukan pengecekan tidak ada kenaikan harga. Semua stabil. Termasuk beras dan daging tidak ada kenaikan. Mudah-mudahan sampai lebaran nanti tidak ada gejolak,” kata Sri Sumarni kepada awak media saat berada di SPBG Putat.

Dikatakan Sri Sumarni, stok BBM juga masih aman dan tidak terlihat antrian panjang di SPBU Nglejok. Meski diperkirakan akan terjadi peningkatan, Sri Sumarni mengatakan stok BBM mendapat tambahan 10 persen dari Pertamina. Sementara untuk stok Gas LPG juga mendapat tambahan 10 persen. Sebelumnya, rata-rata produksi SPBE hampir 25 ton per harinya.

“Dengan pengecekan lapangan ini, mudah-mudahan di Kabupaten Grobogan ini tidak ada gejolak pada harga kebutuhan pokok dan situasi wilayah ini tetap aman dan kondusif selama lebaran,” pungkas Sri Sumarni.(Ag-MJ)