Lasmi Indaryani : Rapid Test Corona Harus Bisa Diakses Semua Kalangan

Banjarnegara, Mediajateng.net, – Anggota DPR RI Komisi V, Lasmi Indaryani mengusulkan agar rencana pemerintah melakukan rapid test corona harus terukur. Rapid test ini dilakukan untuk mendeteksi dini indikasi awal seseorang terpapar virus SARS-CoV2, setidaknya untuk beberapa bulan ke depan diyakini menjadi cara paling ampuh untuk memperlambat penyebaran virus corona (COVID-19).

Demikian disampaikan Lasmi Indaryani saat ditemui usai kegiatan serap aspirasi di Kabupaten Banjarnegara, Jumat (20/3/2020). Pihaknya mendukung dan mengapresiasi setiap langkah yang diambil pemerintah agar penanggulangan virus corona makin tepat dan efektif. Seperti halnya soal rapid test, pihaknya menyarankan agar dilakukan secara terukur sehingga bisa diakses semua kalangan.

“Rapid test harus terukur karena virus corona sudah merebak. Untuk itu perlu diperhatikan juga koordinasi pusat dan daerah terkait informasi peta penyebaran virus corona. Untuk daerah lain yang terdampak virus corona harus dapat alokasi alat rapid test menurut porsi ancamannya. Jangan hanya terpusat di Jakarta,” ujarnya.

Lasmi Indaryani sebagai wakil rakyat dengan daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VII berharap setiap rumah sakit tidak dibebani untuk membeli alat rapid test karena pihak rumah sakit sudah mengalokasikan anggaran untuk membeli perlengkapan alat kesehatan tambahan sejak mewabahnya virus corona.

“Kami harap juga alatnya (rapid test) digratiskan. Karena sejak wabah virus corona merebak, rumah sakit telah melakukan sejumlah langkah pencegahan, tentunya dengan membeli sejumlah alat kesehatan dan masker,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut politisi Partai Demokrat ini menambahkan, alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga kesehatan juga harus dipastikan ketersediaannya di rumah sakit, seperti baju isolasi, masker, kacamat, sarung tangan dan ventilator. Begitu juga dengan perhatian khusus terhadap pasien dalam pengawasan (PDP) yang membutuhkan perawatan intensif agar cepat sembuh dari virus corona. (ot/mj)