Laga Kandang Terakhir, Persipur Tunduk 0-1 dari Persibat

23

GROBOGAN, Mediajateng.net – Kekalahan 0-1 atas Persibat Batang, membuat suporter Persipur tidak bisa menahan luapan emosinya. Persipur Purwodadi gagal memanfaatkan kesempatan terakhir main di kandang dalam laga terakhirnya di Liga ISC B, Minggu (4/9).
Dalam laga kandang pamungkas, Persipur harus tunduk dengan kekalahan satu gol dari tim tamu Persibat Batang. Gol semata wayang dari tim laskar pantura dimasukan Tugi Hadi dari titik putih pada menit 8.
Kesempatan sama yang didapat Persipur, sayangnya tidak dimanfaatkan dengan baik, ketika sepakan Hery Susilo dari titik putih digagalkan kiper Persibat Moh. Sendri.
Sementara itu, atas kekalahan tersebut puluhan suporter mengamuk usai pertandingan. Dua kelompok suporter dari Persipur, Spink dan Garas saling hantam di selatan jembatan Kali Lusi. Suporter Garas yang hendak pulang dari Stadion dihadang Spink. Akibatnya, kericuhan tak terhindarkan.
Imbas dari insiden pertarungan antar dua pendukung klub sepak bola yang bertanding di Liga ISC B tersebut, satu orang luka di kepala.
Korban sempat di larikan ke Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum. Diketahui, korban bernama Rio dari Garas.
Polisi langsung turun ke lokasi kejadian. Dari hasil penyisiran, sebanyak 16 suporter Spink diamankan ke Mapolres Grobogan. Didik Ketua Spink menyesalkan kejadian ini. Dan mengucapkan permintaan maaf atas insiden yang telah terjadi. Didik berharap kejadian ini diselesaikan secara kekeluargaan. “Jika termasuk tindakan kriminal silakan selesaikan menurut hukum yang berlaku,” ungkapnya.
Terkait penanganan, Sat Reskrim Polres Grobogan mengungkapkan, langkah damai diharapkan akan menjadikan dua kelompok suporter kedepan bisa bersatu. “Kami upayakan perdamaian pada dua kelompok suporter ini. Karena mereka berasal dari satu kabupaten saja. Permintaan damai itu sendiri datang dari orang tua korban. Itu disampaikan setelah kami datangi di Rumah Sakit,” terang Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agung Ariyanto. (MJ-070)

Comments are closed.