DEMAK, Mediajateng.net – Puluhan alat peraga kampanye (APK), Pilgub Jateng 2018 ditertibkan oleh Panwas Kabupaten Demak, Selasa (27/3/2018).

Penertiban APK ilegal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng tersebut, juga melibatkan Satpol PP Demak, KPU Demak, Panwaslu Desa, Koramil Mranggen serta Polsek Mranggen.

Penertiban dilakukan mulai sepanjang Jalan Onggorawe – Mranggen, Jalan Raya Mranggen – Karangawen, Jalan Raya Rayung Kusuman, Pucanggading, Batursari serta Kebon Batur

Ketua Panwas Demak, Khoirul Saleh, memimpin langsung penertiban APK di wilayah Kecamatan Mranggen, didampingi Komisioner Panwas Demak, Ulin Nuha dan Lispiatun.

Sejumlah baliho dan spanduk bergambar pasangan Ganjar-Yasin dan pasangan Sudirnan Said – Ida Fauziah yang menyalahi aturan diturunkan paksa oleh petugas.

“Jadi, puluhan APK ini tidak sesuai dengan regulasi yang ada. APK ilegal ini kita amankan di kantor,” kata Khoirul.

APK yang terpasang, selain tidak sesuai dengan yang difasilitasi oleh KPU, juga melanggar Surat Keputusan Bupati Demak nomor 273/495 tahun 2015 tentang Tempat Kampanye dan Pemasangan APK.

” Sesuai SK bupati, APK tidak boleh dipasang di jalan jalan protokol, rumah ibadah, lembaga pendidikan, pohon serta tiang listrik. Oleh karena itilu, APK ini kita turunkan paksa, ” tandasnya.

Terpisah, Hastin Atas Asih, Komisioner KPU Demak, divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) , mengatakan,
sesuai
PKPU nomor 4 tahun 2017 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota, APK untuk Pilkada Jateng difasilitasi oleh KPU Jateng.

” KPU Jateng juga memfasilitasi bahan kampanye,
seperti brosur, leaflet dan poster. Termasuk iklan di media massa dan debat publik,” kata Hastin.

Adapun APK yang difasilitasi oleh KPU Jateng , untuk masing masing kabupaten/ kota, yakni
baliho sebanyak 5 buah , spanduk 2 buah serta umbul – umbul sebanyak 20 buah.

” Pasangan calon dapat membuat APK tambahan maksimal sebanyak 150% dari jumlah yang ditentukan, dengan desain dan ukuran sama dengan APK yg difasilitasi oleh KPU Jateng, ” jelasnya.

Selain APk, KPU Jateng juga memfasilitasi penyebaran kampanye berupa fliyer, leaflet, booklet dan poster.

“Tim kampanye pasangan calon juga diperbolehkan membuat bahan kampanye lainnya seperti
tutup kepala, pakaian, tempat minum dan stiker , asalkan ukurannya sesuai ketentuan dan jika dikonversikan harga satuannya maksimal sebesar Rp. 25.000,” tutupnya.