Semarang – medijateng.net

Dua crew Bus BEJEU Jurusan Jepara – Jakarta dan sebaliknya yang terdiri dsri Sopir dan kernet ditangkap petugas Satresnarkoba Polrestabes Semarang di Shulter Bus Rapid Transit (BRT) Jakan Raya Mangkang-Semarang atau depan SMK Texmaco Kota Semarang , Senin (5/6) sekira pukul 01.30. Kepada Polisi keduanya mengaku mrngkonsumsi Sabu agar tidak mengantuk dan kejar setoran menjelang lebaran

Sopir bus diketahui bernama Adi Sanjaya (26) warga Cinde Selatan KeL Jomblang, Kec. Candisari, Semarang. Sedangakan kernet Mohamad Shofii, (30) warga Jembayat Kel. Jembayat, Kec. Margasari, Kab. Tegal. Polisi juga menangkap Anggi Sri Feriyanti alias Gendut (24) perempuan yang bekerja sebagai Timer Bus di Terminal Mangkang dan merupakan warga Ds. Gondorio, Kec. Jambu Ambarawa yang diduga sebagai pengedar Sabu.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji yang didampingi Kasat Resnarkoba AKBP Sidik Hanafi mengatakan bahwa Sopir Bus BEJEU ini sudah dua tahun mengkonsumsi Sabu. Terakhir Adi Sanjaya dan kernetnya mengkonsumsi Sabu pada hari sabtu (3/6) di rumah kos yang berdekatan dengan pool bis BEJEU kawasan Ngabul Jepara

” Dua tersangka ini sebelum berangkat ke Jakarta mengkonsumsi sabu terlebih dahulu dengan alasan agar tidak mengantuk saat mengemudi dan bisa kejar setoran,”ungkap Abi dihadapan wartawan Selasa (6/5) siang

IMG_20170606_124046

Abi menambahkan bahwa selama ini Adi Sanjaya sudah mengkonsumsi Sabu selama dua tahun, sedang kernetnya Mohamad Shofii baru sebulan belakangan. Mereka ini membeli Sabu ke Gendut dengan cara patungan @ Rp.200 ribu . Keduanya ditangkap bersama pengedar Anggi Sri Feriyanti di sebuah shulter BRT daerah terminal Mangkang

“Ketiganya ditangkap saat melakukan transaksi. Saat itu Adi Sanjaya perjalanan dari jakarta menuju Jepara, turun membeli Sabu. Saat hendak naik bis langsung disergap anggota beserta Anggi Sri Feriyanti alias Gendut,” imbuh Abi

Sementara Feriyanti alias Gendut mengaku sabu yang dijulanya didapat dsri seorang bernama AGS di kawasan Jerakah – Ngalian . Dia mengaku mengenal Adi Sanjaya saat berkerja di Trans Semrarang.

” saya jualan sabu nggak dapat untung uang pak, hanya bisa nempil menggunakan Sabu,” ungkap Gendut

IMG_20170606_124217

Sekain menangkap tiga pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa Sabu seberat 0,3 gram uang tunai Rp.950 ribu dan 3 buah HP. Untuk Adi Sanjaya dan Mohamad shofii dikenakan Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Subsidier Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedang untuk Anggi Sri Feriyabti dijerat pasal 114 ayat (1) Susidier Pasal 112 ayat (1) UU Rl No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika . (MJ-303)