PURWOREJO – Sebagai bentuk kepedulian, masyarakat Purworejo, Jawa Tengah, menyumbangkan hampir setengah miliar rupiah untuk korban dampak gempa di Lombok dan untuk warga Palestina. Donasi itu terkumpul dalam sebuah konser kemanusiaan yang diselenggarakan Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (ACT Jateng) di Gedung Olah Raga (GOR) WR Supratman Purworejo pada minggu (2/9).

Konser yang bertajuk “Senandung Cinta dari Purworejo untuk Lombok dan Palestina Bersama Opick” ini dihadiri ribuan penonton. Pihak panitia sengaja menghadirkan penyanyi religi, Opick, untuk mengajak masyarakat yang hadir membantu Palestina dan mambangun Lombok.

“Ayah dan bunda, ini benar-benar berkah yang tidak ternilai, kita mampu membantu saudara-saudara kita, untuk membeli makanan pokok, air bersih, membeli susu, membeli selimut. Mari bersama-sama disini membantu saudara di Lombok dan Palestina!,” demikian sang penyanyi Opick menyapa para penonton.

Semangat yang ditularkan oleh Opick ini ternyata mampu membangkitkan kepedulian peserta yang hadir. Hal ini terbukti dengan terkumpulnya donasi kepedulian Lombok dan Palestina yang mencapai Rp 478.545.000.

Hasil dari penggalangan dana untuk Lombok dan Palestina diperkirakan akan bertambah lagi. Hal ini disampaikan langsung oleh Pakarsiwi selaku Koordinator Panitia Konser sekaligus perwakilan dari BMT Binamas Purworejo.

“Ini insya Allah hampir terwujud dan kemungkinan besarnya angka akan lebih dari Rp 500 juta. Karena tadi beberapa masih menyatakan ingin berdonasi,” tutur Pakarsiwi.

Ia kembali menambahkan, dana yang terkumpul dari masyarakat nantinya akan disalurkan melalui ACT Jateng yang saat ini telah memiliki sejumlah posko di Lombok dan program kemanusiaan di Palestina.

Kepala Cabang ACT Jateng Sri Suroto menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat Purworejo.

“Masyarakat Purworejo sungguh luar biasa. Ini adalah amanah dari masyarakat yang dipercayakan kepada ACT. Insya Allah kami akan sampaikan kepada masyarakat yang terdampak gempa di Lombok, juga penyaluran untuk saudara kita di Palestina,” ujarnya.
Untuk merespon sekaligus sebagai kepedulian terhadap isu kemanusiaan, ACT sampai dengan saat ini telah memiliki 147 titik posko di Lombok.

“Setelah usai fase emergency, kita saat ini memasuki fase recovery, dan ini membutuhkan segenap bantuan dari seluruh masyarakat. Kita sedang membangun hunian sementara tahan gempa (shelter), targetnya sebanyak 1.000 unit,” ungkap Suroto.

Pihaknya berharap konser kemanusiaan ini menjadi batu pijakan untuk melangkah lebih jauh dalam membangun kepedulian masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Tengah. (ot/mj)