SEMARANG, Mediajateng.net – Tim Resmob  Polrestabes Semarang berhasil membekuk 4 kawanan penyelundup 7.410 handphone. Dari kerja haramnya, komplotan yang dibekuk di Mojokerto tersebut berhasil meraup uang kisaran Rp7 miliar.
Adapun, empat pelaku penadah yang ditangkap Tim Resmob Polrestabes diketahui berinisial NR (45) seorang Buruh Tani, AT (29) dan dua orang lagi berinisial AB (46) serta WA (49) kesemuanya warga Kabupaten Mojokerto.
Sementara, dua orang dinyatakan sebagai DPO, masing-masing bernama Erwin (28) warga asli Kediri yang bekerja sebagai sopir di perusahaan pengangkut barang handpone tersebut dan Zaenal Sodiqin (45) warga Kabupaten Mojokerto.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin, mengungkapkan sedianya PT Telaga Baru Transindo selaku perusahaan pengangkut barang akan mengirimkan ribuan unit handpone ke Surabaya. Oleh sang sopir, barang itu kemudian dijual sendiri kepada empat pelaku tersebut. “Handphone akan dikirim ke Surabaya. Sesampainya di Lamongan dan Mojokerto lalu dijual. Kerugian ditaksir mencapai Rp7 Milyar. Kita masih terus kembangkan kasus ini termasuk menangkap pelaku lain yang sudah dinyatakan sebagai DPO,” ungkapnya, di Mapolrestabes Semarang, Jumat (29/4).
Tim Resmob Polrestabes Semarang yang dipimpin Kasubnit I Aiptu Janadi yang sebelumnya tengah mengetahui adanya informasi itu lantas membekuknya di lokasi beserta barang bukti.
Dari jumlah seluruh handpone yang akan dikirim, petugas mengamankan barang bukti sedikitnya 7410 handpone, 3 unit sepeda motor dan dua unit mobil yang digunakan sebagai sarana pelaku. Adapun sisanya dimungkinkan sudah dijual pelaku ke beberapa tempat. (MJ-047)

2 KOMENTAR

Comments are closed.