KIA Berjumlah 46.603 Keping Masuk MURI

GROBOGAN, mediajateng.net – Sebanyak 46.603 keping Kartu Identitas Anak (KIA) dicatatkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI).

Rekor ini diperoleh Kabupaten Grobogogan kategori penyerahan KIA terbanyak se Indonesia. Sebelumnya, penghargaan serupa pernah diraih Kabupaten Bantul pada tahun 2019 lalu.

Penyerahan penghargaan ini diserahkan Senior Manajer Museum Rekor Indonesia, Sri Widayati, kepada Bupati Grobogan, Sri Sumarni di Alun-Alun Purwodadi, Rabu (27/1/2020).

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yassin dan sejumlah Forkopimda Kabupaten Grobogan, Kepala OPD se Kabupaten Grobogan serta 19 Camat se Kabupaten Grobogan.

Dalam sambutannya, Sri Sumarni menyatakan, Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk kesekian kalinya mendapatkan prestasi baru. Sri Sumarni mengatakan dalam sejarah tahun 2020, Kabupaten Grobogan menorehkan prestasi berupa pemecahan Rekor Muri KIA Anak Terbanyak dengan jumlah 46.063 keping.

“Kabupaten Grobogan kembali menorehkan tetes perestasi dalam sejarah bangsa Indonesia yaitu memecahkan Rekor Muri KIA Terbanyak se Indonesia dengan total 46.063 keping,” ujar Sri Sumarni.

“KIA ini merupakan bukti identitas resmi selayaknya e-KTP dan mempunyai manfaat yaitu melindungi dan memenuhi hak anak serta dapat dipergunakan untuk layanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, keimigrasian dan sebagainya,” ujar Sri Sumarni.

Pihaknya berharap, KIA yang sudah diserahkan ini dapat dipergunakan dengan baik. Ibunda Indri Velawati ini menambahkan, KIA ini bisa membantu anak-anak Kabupaten Grobogan untuk mendapatkan hak-haknya, seperti mendaftar sekolah.

Prestasi Rekor Muri

Sementara itu, Senior Manajer MURI, Sri Widayati mengungkapkan, pemecahan rekor kategori KIA terbanyak sejumlah 46.063 keping ini diraih Kabupaten Grobogan. Sebelumnya, rekor serupa diraih Kabupaten Bantul dengan jumlah 10.169 keping.

“Pembagian Kartu Identitas Anak sebanyak 46.063 keping ini tercatat dalam Rekor Muri dengan nomor 9411. Penghargaan Rekor Muri yang diterima Kabupaten Grobogan bukan untuk pertama kalinya, tetapi sudah memiliki tujuh rekor yang tercatat di Muri, antara lain, Festival Tayub Terlama, Bakar Jagung Terbanyak, Permainan Tradisional dengan Jenis Terbanyak, Rangkaian Tongkol Jagung Terpanjang, Mi Jagung dengan varian pewarna alami terbanyak, Touring Serempak dengan jumlah jenis kendaraan terbanyak serta pembuatan tempe terbesar pada 2017 lalu,” ungkap Sri Widayati.

Pesan Wagub

Sementara itu, Wakil Gubernur Taj Yassin, mengapresiasi prestasi Kabupaten Grobogan melalui pemecahan Rekor Muri untuk KIA terbanyak se Indonesia.

Menurut Taj Yassin, dirinya bangga atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam memperhatikan anak-anak.

Pihaknya juga menjelaskan adanya KIA ini sangat bermanfaat bagi anak-anak, seperti mencegah tindakan melawan hukum seperti perdagangan anak, penculikan, bahkan kekerasan terhadap anak. Terlebih adanya penculikan dan kekerasan dengans sasaran anak-anak.

“Kita sering, saat ini dikhawatirkan adalah adanya penculikan dan kekerasan. Identitas itu bisa digunakan untuk mengungkap kasusnya.”

“Suatu saat, kartu ini bukan hanya untuk mengungkap kekerasan, tetapi lebih dari itu, bisa menjadi akses perbankan, sekolah dan akses lainnya. Kepada anak-anak dan para orang tua, tolong disimpan baik-baik kartu ini,” pesan dia. (ag/mj)