SEMARANG, Mediajateng.net, – Ketua Dekranasda Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi berharap UKM di Kota Semarang mulai membangun kinerja yang luar biasa untuk go internasional. Selama ini kata dia, UKM hanya memasarkan produknya di tingkat Kelurahan/ Kecamatan maupun Kota saja.

“Menjadi UKM yang go internasional tidaklah mudah harus menguasai produk, pemasaran dan permodalannya. Pemasaran harus didukung promosi yang bagus era digital sehingga UKM akan bisa menjadi go internasional,” ujarnya usai acara pemberian penghargaan ICSB Presidential Award (International Council for Small Business) kepada instansi yang mendukung perkembangan UKM di Kota Semarang selama 1 tahun terakhir.

Menurutnya, sudah saatnya UKM sekarang ini menggunakan aplikasi-aplikasi khusus untuk memudahkan marketingnya, tidak di local saja tetapi juga secara internasional.

“Kami harap juga UKM tidak menggunakan cara-cara konvensional dalam membangun jejaring pemasaran,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam kesempatan tersebut digelar acara penyerahan penghargaan ICSB Presidential Award (International Council for Small Business) kepada instansi yang mendukung perkembangan UKM di Kota Semarang selama 1 tahun terakhir.

Kategori police maker diberikan kepada Dinas Koperasi dan UKM Kota Semarang dan Dekranasda Kota Semarang. Sedangkan Kategori bisnis particioner diberikan kepada 5 perusahaan Phapros, Sriboga, PLN Distribusi Jateng dan DIY, Bank Jateng dan Universitas Diponegoro (Undip). (ot/mj)