SEMARANG, Mediajateng,net-

Hidup dengan keterbatasan atau harus duduk di kursi roda, bukan berarti akhir dari segalanya. Namun, ketika perjuangan disertai tinggi tetap dilakukan niscaya keberhasilan akan datang.

” Roosevelt, Presiden Amerika Serikat ke-32. Walau menggunakan kursi roda, tapi mampu menjadi presiden Amerika,” ungkap Walikota Semarang Hendrar Prihadi, ketika memompa semangat sejumlah disabilitas dalam pembagian kaki palsu dan alat bantu penjepit kaki untuk penderita polio, di Kantor P3D Kota Semarang, Senin (13/11/17).
.
Tidak hanya sekali, karena prestasinya dan kedekatannya dengan rakyat kepercayaan memimpin negara adidaya itu tetap dilakukan hingga akhir masa jabatannya. “Bahkan sampai empat kali, saya yakin panjenengan semua juga bisa dan tidak kalah dengan Roosevelt,” ungkap Hendi memotivasi.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi mengucapkan terima kasih pada Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas (P3D) dan Yayasan Peduli Tuna Daksa yang bergerak bersama pemerintah Kota Semarang memberi perhatian lebih pada penyandang disabilitas di Kota Semarang.

“Alhamdulillah begitu luar biasa kepeduliannya, ini adalah bagian nyata dari representasi konsep bergerak bersama yang kami bawa,” tutur Hendi.

Dirinya juga meminta seluruh penyandang disabilitas di Kota Semarang terus semangat. Kondisi fisik yang terbatas, bukan akhir dari segalanya. Namun, ketika tetap disyukuri dan semangat akan menjadi power tersendiri untuk hidup lebih baik.

Di sisi lain, Ketua P3D Kota Semarang, Fita Maryunani mengungkapkan bahwa dirinya sangat bersyukur karena Wali Kota Semarang, Hendi juga mau berpartisipasi memberikan sumbangan tangan dan kaki palsu kepada penyandang disabilitas.

“Tadi dapat dari Pak Wali Kota Semarang sendiri, saya diminta berkoordinasi untuk berikutnya beliau yang akan mendanai semuanya.” ujarnya.

“Dan inilah puncaknya yang saya maksud, ketika mengadakan ini saya mencari donatur sendiri. Akhirnya, kini bisa melibatkan instansi. Alhamdulillah semakin terealisasi berkat Pak Wali Kota Hendi,” pungkasnya.

Hadir dalam acara penyerahan bantuan Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Tommy Yarmawan Said, CBIOM3S (Center for Biomechanics, Biomaterial, Biomechatronic and Signal Processing) dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Serta hadir Kasie Perencanaan Program dan Evaluasi Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa Kemensos RI Wisnu Murti Ratna Wati.