Batang – mediajateng.net

Nasib sial dialami AK (38) dan AH (27) keduanya warga Pringlangu Kec. Pekalongan Barat Kota Pekalongan terpaksa merasakan dinginya jeruji besi. Pasalnya AK dan AH setelah mencuri satu buah dompet warna hitam merk Sophie Martin berisi uang Tunai Rp. 1,250 juta kepergok warga. Tak ayal, AK da AH sempat menjadi bulan bulanan warga hingga bonyok. Untunglah, polisi segera datang mengamankan pelaku.

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Batang Polda Jawa Tengah AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto membenarkan penangkapan tersebut. “Saat ini AK dan AH sudah kami amankan di Polsek Batang untuk kami mintai keterangan,” kata Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto pada Senin (11/9/17).

Kapolsek menuturkan, AK dan AH beraksi di Dk. Pejintenan kel. Karangasem Selatan Kec/Kab.Batang sekitar pukul 10.00 WIB membuntuti Endah Septianingsih (korban) hingga kerumahnya setelah berbelanja.

“Modusnya,sebelumnya kedua tersangka sengaja ke daerah Batang naik sepeda motor Suzuki Satria Fu Nopol : DK 5513 UT warna hitam berboncengan untuk mencari sasaran ( mencuri/ mengambil dompet di dalam jok sepeda motor ) . Saat itu kedua tersangka sampai ke jalan RE Martadinata dan melihat seorang perempuan (Endah Septianingsih) sedang berbelanja di salah satu Toko klontong di Jl. RE Martadinata Dk. Ngarakan Kel. Karangasem Utara Kec/kab. Batang,” jelas kapolsek.

Lanjut Kapolsek mengungkapkan, kemudian AK berbelok / berbalik arah kearah selatan dan berhenti diseberang jalan toko kelontong tersebut. Kedua tersangka selanjutnya mengawasi korbanya yang sedang berbelanja. Setelah selesai berbelanja , terlihat Endah Septianingsih memasukan sebuah dompet warna hitam ke dalam jok sepeda motornya ( Vario 125 Nopol G 3845 BH ).

Selanjutnya Endah Septianingsih pergi naik sepeda motor tersebut dan masuk kedalam gang.

“Kemudian kedua tersangka mengikutinya hingga sampai di rumah korban. Terlihat saat itu korban memarkir sepeda motornyanya di teras depan rumah menghadap ke timur . Saat itu kedua tersangka pun ikut memasukan sepeda motornya ke dalam teras rumah dan berhenti parkir di dekat pintu gerbang rumah tersebut menghadap ke barat,” terang Kapolsek.

Setelah terlihat korban masuk kedalam rumah kemudian kedua tersangka turun dari sepeda motor dimana AH berpura pura mengajak ngobrol seseorang yang kebetulan ada di tempat tersebut untuk mengalihkan perhatian, sementara AK mendekati sepeda motor vario tersebut, selanjutnya kaki kanannya menginjak step sebelah kiri dan tangan kirinya menarik / membuka paksa jok sepeda motornya hingga terdapat lobang selanjutnya tangan kanannya masuk melalui lobang jok tersebut dan mengambil dompet tersebut diatas.

“Setelah berhasil di ambil , dompet tersebut di masukan ke dalam tas yang sudah di siapkan, AK saat itu berpura pura telephone seseorang untuk mengalihkan perhatian sambil menuju ke sepeda motornya namun ternyata perbuatannya diketahui orang lain yang akhirnya belum sempat melarikan diri, kedua tersangka diteriaki maling,” beber AKP Bambang.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 15 kali di wilayah pantura,” akunya.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Batang Kota Polres Batang masih melakukan pendalaman dan mengembangkan kasus ini. (MJ-303)