SEMARANG, Mediajateng.net-Kepolisian Daerah Jawa Tengah siap menurunkan seluruh personil untuk bersiaga selama arus mudik Idul Fitri Lebaran , mulai tanggal 8 Juni 2018 nanti. Menurut penjelasan Karoops Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Drs. Hariyanto, SH, personil tersebut nantinya akan bertugas melakukan antisipasi terhadap potensi terjadinya rawan kemacetan terutama di jalur wilayah Pantura. Potensi rawan kemacetan diperkirakan akan terjadi di titik pintu tol baik operasional maupun fungsional.

 

“Terutama adalah rawan kemacetan di tol operasional mulai dari Brebes Kanci Pemalang Gandulan maupun untuk tol fungsional dari Gandulan Pemalang Krapyak.Tol fungsional ini nantinya akan diberlakukan secara darurat satu jalur.” jelas Hariyanto, usai berdiskusi mengangkat tema Menjaga Keamanan Jawa Tengah, Senin (21/5) di kawasan MT Haryono Semarang

 

Selama operasi ketupat candi 2018 nantinya, Polda Jawa Tengah akan menurunkan sebanyak 20.500 personil aparat kepolisian, diluar keterlibatan aparat TNI dan masyarakat. Nantinya mereka akan bertugas hingga 24 Juni 2018 akhir puncak arus mudik.

 

Dengan kondisi keamanan terkini yang sempat marak dengan aksi bom teroris, Polda Jawa Tengah sampai saat ini masih terus melakukan peningkatan keamanan dan kewaspadaan di seluruh wilayah Jawa Tengah. Fokus pengamanan pertama dilakukan dari mulai dari tingkat makopolda hingga ke seluruh polsek, tak terkecuali keamanan para personilnya sendiri.

 

“Kami pastikan Semarang dan Jawa Tengah sekitarnya tetap aman dari ancaman teroris.” tutupnya.edo-mj