SEMARANG, Mediajateng.net – Sebuah truk bermuatan kapas seberat 41 ton terguling di tikungan Traffic Light bundaran Kalibanteng hendak menuju ke Jalan Pamularsih Kamis (8/12) sekira pukul 05.30wib.

Diduga penyebab tergulingnya truck ini akibat kelebihan muatan hingga mengakibatkan tali pengikatnya putus. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun peristiwa ini sempat mebuat arus laku lintas tersendat.

TruK trailer  dengan Nopol D-9253-AD ini saat terguling dikemudikan oleh Rofiqudin (35) warga kelurahan Kranji RT 05/06, Purwokerto Timur kabupaten Banyumas. Korban hanya mengalami luka ringan dan hingga kini masih dimintai keterangan petugas unit laka lantas Polreatabes Semarang di jalan Ronggalawe Selatan, Semarang.

Menurut keterangan Kanit laka lantas Polrestabes Semarang AKP Sugito mengatakan bahwa truck tersebut mengangkut 41 ton kapas dari kota Karawang Jawa Barat. Saat berhenti di Trafic Light sepan RS Colombia tidak masalah. Namun truck yang rencananya akan bongkar muatan di kawasan Simongan tiba tiba miring ke kiri saat hendak menuju jalan Pamularsih

“Diduga over muatan, batas toleransi mutan 30 ton ini 41 ton. Akibatnya tali pengikat muatan tidak mampu menahan beban dan putus. Truck terguling ke kiri. Muatanya jatuh di jalan,” ungkap Sugito saat ditemui di lokasi kejadian.

Sugito juga menambahkan, dari keterangan pengemudi truck saat dimintai keterangan menyebutkan bahwa tali pengikat muatan sempat putus saat berada di kota Batang.  Namun karena harus bongkar di hari Kamis (8/12) ini , pengemudi nekat meneruskan perjalanan ke Semarang.

Akibat tergulingnya truck bermutan kapas ini akses kendaraan dari jalan Arteri Yos Sudarso menuju ke arah Kalibanteng dilakukan rekayasa lalu-lintas. Semua kendaraan bermotor dari arah tersebut dialihkan menuju ke Jalan Anjasmoro. (MJ-303)