Danramil 01 Semarang Barat Mayor Inf Ahmad Mubarok, saat memberi pengarahan bagi masyarakat. Foto : Dok Kodim 0733 BS

SEMARANG – Peningkatan kebersamaan dalam pengamanan wilayah terus dilakukan di Kota Semarang.

Sebanyak 2500 Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), Ketua RW dan Ketua RT se-Kecamatan Semarang Barat, Sabtu (19/5/2018) mengikuti Pembekalan 3 Pilar (TNI, Polri dan Pemerintah) di Gedung Yadora Semarang.

Pembekalan disampaikan perwakilanKodim 0733 BS Semarang yakni Danramil 01 Semarang Barat Mayor Inf Ahmad Mubarok, Kapolsek Semarang Barat Kompol Nur Cahyo SIK dan Camat Semarang Barat Sumarjo mengarah pada upaya terciptanya suasana Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di tengah gencarnya aksi teror yang melanda beberapa wilayah di Indonesia.

Danramil Mayor Inf Ahmad Mubarok pada kesempatan pertama di hadapan ribuan hadirin memaparkan betapa pentingnya menjalin rasa persaudaraan dan persatuan antar warga masyarakat.

Disamping itu juga mempererat dengan silaturahmi dan komunikasi sosial yang telah dibangun antara institusi Pemerintahan, TNI dan Polri dengan masyarakat.

“Gunanya apabila ada suatu hal yang terjadi di tengah masyarakat, aparat TNI dan Polri serta Pemerintahan atau RT dan RW bisa tahu dan ikut memberi kontribusi penanganan,” ungkap Mayor Inf Ahmad Mubarok.

Di tengah kondisi dihantui teror, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan membantu aparat ikut megawasi lingkungan dari hal-hal yang mencurigakan dan bisa mengarah pada gangguan Kamtibmas.

“Tingkatkan pengawasan dengan mengaktifkan kembali Siskamling selama 24 jam. Jadi bukan ronda malam atau jaga malam saja, akan tetapi sela 24 jam wilayah selalu terpantau. Terutama adanya tamu atau penguni baru dan asing. Catat dan data asal usulnya. Lebih baik semua terdata secara detai di aparatur desa atau kelurahan, sehingga kita bisa mendeteksi dan mengantisipasi sejak dini bila ada gangguan”, ungkap Danramil 01 Semarang Barat.

Sedangkan Camat Semarang Barat, Sumarjo mengapresiasi antusiasme tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan Forum RT RW se-Kecamatan Semarang Barat yang hadir dalam Pemantapan 3 Pilar untuk Komunikasi Sosial dengan mereka menyangkut Kamtibmas Pasca Teror.

“Ada sekitar 2500 warga yang kumpul di sini dan sepakat mendukung TNI, Polri dan pemerintah dalam memerangi dan mewaspadai teroris. Mereka siap mewaspadai dan mengawasi wilayah atau lingkungan masing-masing dari kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu kamtibmas. Warga yang hadir ini akan menyosialisasikan hasil keputusan atau pernyataan sikap dalam forum-forum tingkat RW atau RT serta Forum Kepemudaan. Sehingga pesan Kamtibmas ini akan sampai ke seluruh warga masyarakat,” ujar Sumarjo.

3 Pilar Semarang Barat di akhir pemantapan yang dihadiri 2500 warga mengeluarkan pernyataan sikap antara lain, Satukan tekad, Bulatkan Niat dan Bergandeng Tangan untuk memerangi terorisme, Meningkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita dari tingkat bawah sampai atas.mj/50