Kejari Demak Eksekusi Barang Bukti Korupsi Dana Desa Gemulak

DEMAK – mediajateng.net – Kejaksaan Negeri Demak mengeksekusi barang bukti berupa uang sebesar Rp 570.936.311 yang merupakan hasil tindak pidana korupsi,Kamis (9/9/2021).

Barang bukti tersebut  merupakan uang titipan dari perkara atas nama Abas Nastain yang saat itu menjabat Kepala Desa Gemulak Kecamatan Sayung Demak.

“Hari ini kita eksekusi barang bukti atau uang titipan perkara tindak pidana korupsi atas nama terpidana Abas Nastain ke rekening kas Desa Gemulak Kecamatan Sayung Demak,”kata Kepala Kejaksaan Negeri Demak Suhendra didampingi Kasi Pidus Kejari Demak Samsul Sijintak.

Suhendra menyatakan bahwa perkara yang bergulir dari tahun 2019 itu, sekarang sudah diputus oleh Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum dalam perkara korupsi di Desa Gemulak.

“Ini terkait dengan penggunaan dana desa yang digunakan oleh kades untuk kepentingan pribadinya. Menurut pengakuannya untuk investasi,”ungkap Suhendra.

Menurut Suhendra, karena penyalahgunaan dana desa tersebut,terdakwa Nastain dituntut hukuman penjara tahun 1 tahun 6 bulan. Tuntutan tersebut jauh lebih ringan dari apa yang sudah ditetapkan,karena terdakwa mempunyai niat baik untuk mengembalikan kerugian negara.

“Adanya pengembalian kerugian keuangan negara ini merupakan pertimbangan bagi jaksa dan hakim untuk memberikan keringanan hukuman,” ujar Suhendra.

Suhedra melanjutkan,dengan adanya perkara korupsi penyalahgunaan keuangan desa seperti ini,dia berharap kedepannya para kepala desa lebih tertib dalam menggunakan dan mengelola keuangan desa.

“Setiap pengeluaran,yang namanya uang desa itu harus disertai dengan bukti dukung yang sah,” tutup Suhendra. (MJ/60)