Grobogan, Mediajateng.net – Sarman (35) warga Mawasangka, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi bulan-bulanan massa pasca kepergok mencuri uang di kasir sebuah minimarket ternama di Jalan P. Tendean, Purwodadi. Peristiwa yang terjadi Sabtu (13/10/2018) siang itu menjadi perhatian para pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Mediajateng.net, kejadian ini bermula saat S kali pertama datang ke minimarket tersebut. Saat itu, kedatangannya diawali dengan membeli secangkir kopi seduh. Pesanan sudah jadi, S langsung keluar dan duduk di kursi yang menjadi fasilitas minimarket tersebut.

Selang beberapa saat, datang mobil boks milik supplier minimarket tersebut. Dua orang karyawati keluar untuk mengangkut barang yang datang dan mencatatnya. Sementara, Sumarno, sopir mobil boks tersebut menunggui keduanya sampai selesai. Saat itu, kondisi dalam toko sepi tidak ada pembeli.

Sepinya suasana di toko ini, dijadikan S untuk melakukan aksinya. Ia menyelinap masuk ke dalam toko lalu berjalan ke arah kasir. Di sana, S buru-buru mengambil uang tunai senilai Rp 600 ribu dan sebuah ponsel milik Desi, salah satu karyawan minimarket.

Sialnya, gerak-gerik S diketahui Sumarno. Ia pun langsung masuk ke dalam toko dan menegur pelaku. Mengetahui aksinya ketahuan, S mencoba kabur. Sumarno sigap menangkapnya. Ia justru menyeret S keluar.

Di luar, aksi terus berlanjut dengan keributan yang terekam dalam CCTV milik minimarket tersebut. Dimana, S berusaha melakukan perlawanan. Masyarakat yang kebetulan berada di sekitar jalan tersebut langsung membantu Sumarno agar pelaku tidak kabur. Namun, saking geramnya, S jadi bulan-bulanan massa.

Beruntung, petugas Reskrim Polsek Purwodadi langsung mendatangi lokasi keributan tersebut. Pelaku berikut barang bukti diamankan petugas di Polsek Purwodadi.

Rizal, salah satu karyawan minimarket tersebut mengatakan, pelaku sempat dua kali mengambil uang yakni Rp 500 ribu dan Rp 100 ribu.

“Tahap pertama, tersangka mengambil uang Rp 500 ribu yang disimpan di dalam laci kasir. Namun, saat itu masih ada uang yang tertinggal sebesar Rp 100 ribu. Tersangka kemudian kembali lagi untuk mengambil sisa uang tersebut. HP Samsung J7 Prime milik kasir bernama Desi yang ada di dekat laci juga diambilnya,” kata Rizal.

Dari hasil pemeriksaan sementara, rupanya tersangka memang sudah merencanakan aksi pencurian uang di minimarket tersebut. Hal tersebut diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Purwodadi Iptu I Ketut Sidharta.

Dijelaskan juga, tersangka selama ini tinggal di Kabupaten Batang. Kedatangannya ke Kabupaten Grobogan untuk menemui seorang temannya yang tinggal di Godong. Laki-laki yang sering luar kota ini sebelumnya berangkat dari Kudus ke Godong melewati Purwodadi.

“Tersangka saat ini masih kami periksa. Uang dan HP hasil curian telah kami amankan untuk dijadikan sebagai barang bukti. Demikian juga dengan sepeda motor yang digunakan tersangka. Ternyata, motor tersebut juga tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan,” pungkas Iptu I Ketut Sudhiarta. (Ag-Mj)