Semarang, Mediajateng.net – Kasus perampasan dengan modus mengancam menggunakan senjata tajam masih terjadi di kota Semarang. Seorang pemuda harus merelakan telepon genggam keluaran terbaru jatuh ditangan dua orang yang tak dikenal setelah diminta paksa dengan menodongkan senjata tajam jenis golok saat berada di depan Indomaret Jalan Imam Bonjol, Minggu (11/12) sekira pukul 23.45 wib.

Pemuda yang menjadi korban perampasan diketahui bernama Wahyu (22), Randusari Atas Pos II Rt 06/02 no 116 kelurahan Randusari, Semarang Selatan. Dia terpaksa menyerahkan Telpon Genggam Samsung J7 miliknya setelah dua orang yang tak dikenal menggunakan sepeda motor honda beat warna hitam dengan No Pol H-4721-KH.

Wahyu mengungkapkan kejadian itu bermula saat dirinya pulang kerja, bermaksud membeli suatu barang di Indomaret di Jalan Imam Bonjol Semarang. Namun belum sempat masuk ke dalam tiba tiba didatangi dua orang yang tidak dikenalnya.

“Tiba tiba dua orang turun dari motor beat warna hitam, yang belakang langsung menghampiri saya dan menodongkan senjata tajam jenis golok, dompet dan Hp diminta, saya sempat mencatat nomer Polisi sepeda motor pelaku,” ungkap Wahyu.

Korban tidak bisa berbuat apa apa lantaran kondisi sepi saat peristiwa itu terjadi. Pelaku sempat mengambil dompet dan HP. namun lantaran dompet korban tidak ada isinya akhirnya dikembalikan. Usai melakukan aksinya pelaku melarikan diri ke arah Tugumuda. Selanjutnya korban langsung melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya ke Mapolrestabes Semarang. (MJ-303)

Comments are closed.