Mediajateng – Semarang
Perseteruan antara owner Zeus Karaoke Semarang dan pemilik saham mulai mereda. Pihak Zeus dikabarkan menawarkan jalan damai kepada Jefri Fransiskus selaku pemilih saham.

Sebelumnya, owner Zeus Karaoke yang juga warga negara asing asal Korea, Thomas melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh pemilik saham, Jefri Fransiskus ke Polrestabes Semarang.

Sementara Jefri lebih dulu melaporkan dugaan pengemplangan pajak, prostitusi dan wanprestasi yang dilakukan Thomas. Pelaporan ini masih ditangani oleh penyidik kepolisian.

Manajemen Zeus Karaoke akhirnya bertemu dengan Jefri dan meminta jalur damai. Saat dikonfirmasi, Jefri tak menampik pertemuan antara dirinya dan managemen Zeus Karaoke.

Pertemuan antara dua pihak yang saling lapor ini berjalan santai di Hotel Ciputra, 20 Mei 2019. Menurut Jefri, pihak Zeus Karaoke menawarkan perdamaian yakni saling mencabut berkas laporan yang sudah masuk ke pihak kepolisian.

“Sudah bertemu dan ada pembicaraan untuk saling damai,” ujar Jefri, Rabu (22/5/2019).

Dalam pertemuan tersebut, managemen Zeus Karaoke diwakili oleh direktur Zeus, Tomi. Meski menawarkan jalan damai, namun Jefri mengaku tetap pada pendirian awal. Dia ingin agar owner Zeus Karaoke, Thomas meminta maaf dan mengakui kesalahannya.

“Dari dulu saya tuntut bukan uang, yang saya tuntut itu permintaan maafnya dan mengakui kalau memang dia tidak fair dalam bisnis,” tegas Jefri.

Jefri mengaku akan membuka jalan damai dari perkara ini asalkan tuntutan awal dipenuhi oleh owner Zeus Karaoke.

“Tuntutannya permintaan maaf saja, harus gentle mengakui kalau memang salah,” katanya.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, manajemen Zeus Karaoke mengakui selama perkara ini bergulir telah banyak menghabiskan waktu tenaga dan materi.

Sebelumnya diberitakan, Jefry Fransiskus mengadukan adanya dugaan prostitusi, pengemplangan pajak, dan penipuan di Zeus Karaoke. Hal itu ia lakukan setelah merasa tidak mendapat imbalan dari saham yang ia tanamkan di tempat hiburan tersebut.